Malang (beritajatim.com) – Aksi kemanusiaan Save Palestina dari tindakan brutal tentara zionis Israel, dilakukan ratusan pemuda yang tergabung dalam Arek Kepanjen, Kabupaten Malang, Minggu (12/11/2023) siang di pusat Kota Kepanjen. Mereka menggelar aksi dan menggalang donasi untuk Palestina. Namun sayangnya dalam aksi ini mereka membakar bendera Israel.
Para pemuda yang tergabung dalam berbagai organisasi sosial kemasyarakatan itu, mengecam keras tindakan Genosida yang dilakukan tentara Israel dan sekutunya terhadap rakyat Palestina.
Selain berorasi, ratusan pemuda jug melakukan penggalangan donasi untuk membantu rakyat Palestina yang kini mengalami penindasan hebat. Aksi massa juga meletakkan bendera Israel ditengah jalan raya dan terlindas kendaraan.
BACA JUGA:Prakiraan Cuaca Surabaya Raya 12 dan13 November 2023
Protes massa diakhiri dengan membakar bendera Israel. “Pembakaran bendera Israel adalah simbol bahwa, Israel sudah melampaui batas apa yang sudah dilakukan zionis laknatullah Israel sudah diluar batas-batas kemanusiaan, menginjak nilai kemanusiaan dengan membombardir penduduk di Gaza, Palestina,” ungkap Alfanul Mahfur, Koordinator aksi dari Organisasi Arek Kepanjen, Minggu (12/11/2023).
Alfanul menegaskan, aksi kemanusiaan hari ini bukan hal yang setimpal kita perlakukan kepada lambang negara zionis Israel, dan itu hanya sebuah sindiran.”Bahwa mereka (Israel-red) juga sepantasnya tidak berada di lingkungan internasional karena tidak memperlakukan nilai-nilai kemanusiaan, menginjak konsistensi internasional dengan membombardir rumah sakit, sekolah tempat ibadah hingga jatuh korban hingga puluhan ribu dari rakyat Gaza terutama,” tegasnya.
Soal peran pemerintah yang telah menyalurkan bantuan, Alfanul mengaku sangat mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan pemerintah Indonesia dalam hal ini Mentri luar negeri dengan mengecam tindakan zionis Israel.
“Tapi kami terus berharap bahwa dukungan itu lebih nyata, kalau perlu memang kita memberangkatkan pasukan, karena memang saat ini yang terjadi sudah bukan hanya pengepungan tapi penyerangan seluruh rakyat di Gaza. Tidak peduli bahwa yang terakhir rumah sakit Indonesia itu juga dijadikan alibi bahwa itu sebagai tempat pejuang. Padahal dari awal berniat murni nilai-nilai k
Kemanusiaan dan kita sangat support upaya yang dilakukan pemerintah itu, terus menerus sampai benar-benar Palestina merdeka dan zionis keluar dari bumi Palestina,” ujar Alfanul.
BACA JUGA:Ribuan Orang Ikuti ‘Mlaku Bareng AMIN’ di Jombang
Aksi kemanusiaan Save Palestina hari ini, sambung Alfanul, terdiri dari berbagai unsur gabungan. Mulai dari Banser NU, Pemuda Muhammadiyah, Mahasiswa Unira dan beberapa kader Partai. Namun, tidak untuk memanfaatkan kampanye. “Kami sangat mengapresiasi beberapa kader partai yang ikut aksi, meskipun tidak melibatkan atribut partainya,” ucap Alfanul.
Ia menambahkan, untuk penggalangan dana, aksi hari ini merupakan yang pertama kali khusus untuk rakyat Gaza Palestina.
“Dan mungkin akan terus kita sampaikan semoga berakhir. Saat ini dana masih dalam perhitungan, belum bisa menginformasikan dana yang sudah terkumpul, masih kita lakukan penggalangan donasi,” Alfanul mengakhiri. (Yog/Aje)






