Malang (beritajatim.com) – Universitas Negeri Malang (UM) berusaha komitmen untuk mewujudkan diri sebagai menjadi WCU (World Class University). Dalam rangka WCU, UM jajaki kerjasama antara kedua dengan Pädagogische Hochschule Schwäbisch Gmünd (PHSG), Jerman.
Penjajakan dan diskusi dilakukan untuk rencana kerjasama internasional yang dilakukan antara pimpinan UM, pimpinan fakultas dan perwakilan dari PHSG. Acara diselenggarakan di Ruang Sidang Senat Graha Rektorat Lantai 9 Pada Rabu (8/11/2023) kemarin. Diskusi ini sebagai langkah awal untuk dalam membangun kemitraan antara UM dan PHSG.
Rektor UM, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd. menyambut baik kerjasama dengan begitu yakin. Kerjasama ini sebagai upaya untuk internasionalisasi dengan peningkatan kerja sama antara UM dengan universitas mancanegara.
“Kerjasama berpotensi untuk meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, dan pengembangan akademik di kedua universitas. Kami yakin bahwa kolaborasi ini membawa manfaat signifikan untuk mahasiswa maupun staf kami,” ujar Prof Hariyono.

Rektor berharap kerjasama ini diharapkan membuka pintu bagi program pertukaran budaya dan pengetahuan antara kedua universitas. Potensi besar terbuka lebar untuk memperkaya pengalaman pendidikan mahasiswa, dosen di kedua universitas, dan memperluas wawasan dalam bidang akademik sesuai dengan bidang ilmu.
UM dan PHSG telah menetapkan landasan kokoh untuk kerjasama yang membawa manfaat jangka panjang bagi kedua institusi. Harapan besar akan kolaborasi ini agar segera ada rencana kerjasama konkret. “Kerjasamanya akan segera diimplementasikan,” ujar Prof Hariyono.
BACA JUGA:Perempuan Perampok di Hotel Ngebel Ponorogo Ternyata Terlilit Utang
Sementara itu, Prof. Dr. paed. habil. Claudia Vorst, Rektor Pädagogische Hochschule Schwäbisch Gmünd menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat yang UM. Nantinya PHSG bakal menindaklanjuti poin penjajakan kerja sama dengan UM soal perluasan kerja sama.
“PHSG dan UM punya visi serupa dalam hal pendidikan berkualitas dan pengembangan sumber daya manusia. Kami sangat bersemangat untuk menjelajahi berbagai bidang kerjasama, seperti pertukaran mahasiswa, proyek penelitian bersama, dan program pertukaran fakultas,” ujar Prof Claudia Vorst. Sesi diskusi lalu diakhiri dengan tukar cinderamata kedua belah pihak. (Dan/Aje)






