Blitar (beritajatim.com) – Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Megawati Soekarnoputri memimpin kegiatan ziarah bersama Ganjar Pranowo dan Mahfud MD ke Makam Bung Karno Kota Blitar, pada Jumat (03/11/23). Dalam ziarah kali ini Megawati Soekarnoputri berdoa sebanyak dua kali di samping pusara ayah handanya.
Pertama Megawati berdoa bersama Ganjar Pranowo, Mahfud MD, Puan Maharani, serta para petinggi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Usai berdoa bersama, Megawati kemudian melakukan tabur bunga di pusara makam Bung Karno.
Ketum PDIP itu juga menabur bunga di atas pusara sang nenek, Ida Ayu Nyoman Rai dan kakeknya yakni Soekemi Sosrodihardjo. Usai melakukan tabur bunga, Megawati Soekarnoputri tidak ikut keluar area makam bersama rombongan.
Presiden ke 5 Republik Indonesia tersebut justru memilih untuk duduk kembali di kursi yang berada di samping pusara makam Bung Karno. Di sana terlihat Megawati sedang memanjatkan doa yang kedua kalinya di samping sang ayah.
Ibu dari Puan Maharani itu terlihat membaca buku yang mirip dengan surat yasin. Ketua Umum PDIP itu pun dengan khusyuk terus membaca buku tersebut hingga selesai.
Meski para rombongan Capres-Cawapres PDIP, yakni Ganjar-Mahfud telah pergi meninggalkan area makam, Megawati tetap khusyuk menyelesaikan doanya.

Megawati berdoa layaknya seorang anak yang sedang kangen dengan sang ayah. Pantayan tim beritajatim.com, Megawati terlihat keluar paling terakhir dari rombongan peziarah. Wajah sumringah pun terpancar dari wajah Megawati usai kelar memanjatkan doa kedua.
Kegiatan doa yang kedua ini pun dilakukan Megawati secara tertutup. Pihak media yang berada di dalam area makam Bung Karno pun dilarang untuk mengabadikan momen Megawati membaca buku yasin dan berdoa kedua tersebut.
Ziarah ini sebetulnya sudah menjadi tradisi yang selalu dilakukan oleh PDIP dan Megawati. Kegiatan ini pun merupakan momen spiritual untuk keluarga besar PDIP khususnya bagi anak cucu Bung Karno.
“Hari ini sesuai dengan tradisi dan spiritual bangsa ibu Megawati bersama keluarga, dan juga bapak Ganjar Pranowo bersama keluarga, Prof Mahfud MD beserta keluarga semua berziarah ke makam Bung Karno,” tutur Hasto Kristiyanto, Sekjen PDIP.
Apakah soal apakah ziarah ini ada kaitannya dengan memohon restu untuk kemenangan Ganjar-Mahfud MD di Pilpres mendatang? Hasto mengatakan, kehadiran seluruh keluarga besar PDIP di makam Bung Karno bukan dalam rangka berbicara elektoral.
“Kami tidak berbicara elektoral, kami berbicara tentang sikap hidup, kami bicara semangat dedication of life bagi bangsa dan negara,” terang Hasto.
BACA JUGA:
Ganjarian Jatim Sebut Megawati Kingmaker yang Patuh Konstitusi
Hal senada disampaikan Capres Ganjar Pranowo yang mengatakan nilai yang bisa diambil dari ziarah di makam Bung Karno adalah nilai semangat mandiri, berjuang membela wong cilik, dan itu harus dilakukan secara konsisten.
“Ya kita hari ini ziarah bersama Pak Mahfud, kita mendoakan semoga Bung Karno di sana diterima dan kita selalu mendapat inspirasinya,” ujarnya. [owi/but]






