Gresik (beritajatim.com) – Sebanyak 2.036 yang mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) di lingkup Pemkab Gresik dinyatakan lolos administrasi. Jumlah tersebut berasal dari total 2.872 pelamar.
Sebelumnya, pada masa sanggah. Pendaftar yang lolos administrasi hanya sebanyak 1.957 orang. Para pelamar memanfaatkan masa sanggah dengan maksimal yang membuat sebanyak 79 pelamar lolos masa sanggah.
“Ada penambahan 79 pelamar yang sebelumnya dinyatakan tidak lolos menjadi lolos administrasi setelah melalui masa sanggah,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Gresik M.Khusaini, Kamis (26/10/2023).
Baca Juga: Polisi di Kecamatan Cerme Gresik Kumpulkan Pengurus Perguruan Silat
Seperti diketahui, tahun 2023 Pemkab Gresik membuka pendaftaran PPPK 419 formasi.
Rinciannya, PPPK Guru sebanyak 50 formasi, PPPK Tenaga Kesehatan 330, dan PPPK Tenaga Teknis 39 formasi.
Dari seleksi PPPK tahun 2023 ini paling banyak pelamar untuk formasi tenaga teknis. Jumlahnya mencapai 1.509 dan tenaga kesehatan sebanyak 1.063. Untuk tenaga guru hanya 300 pelamar.
“Nantinya kami akan rutin mengajukan permohonan seleksi PPPK setiap tahunnya. Ini karena masih banyak tenaga honorer daerah di lingkup Pemkab Gresik,” ujar Khusaini.
Baca Juga: Lokasi dan Waktu Gerhana Bulan Sebagian pada 29 Oktober 2023
Masih menurut Khusaini, saat ini masih ada ribuan tenaga honorer. Sesuai aturannya, pemerintah akan menghapus tenaga honorer secara bertahap. Sebagai gantinya mereka diminta mengikuti seleksi PPPK.
“Aturannya memang begitu, padahal masih ada ribuan tenaga honorer yang sudah puluhan tahun bekerja, atau mengabdikan diri,” tandasnya. (dny/ian)






