Surabaya (beritajatim.com) – Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK XXXI Tingkat Nasional Tahun 2023 resmi dibuka oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Airlangga Convention Center (ACC), Selasa (24/10/2023).
Ada 998 siswa SMK dari 36 provinsi di Indonesia yang bakal bertanding di 37 bidang kompetensi keahlian. Rencananya, lomba mulai dilaksanakan pada 25-27 Oktober 2023 di SMKN 5 dan SMKN 6 Surabaya.
Khofifah menyebut, di LKS Nasional XXXI ini Jatim menjadi tuan rumah secara luring setelah pandemi Covid-19. Ini menjadi momen referensi bersama bahwa dari SMK makin hari makin tinggi kompetensinya.
BPS mencatat, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) SMK Jatim pada Agustus 2020 sebesar 11,89 persen. Pada Agustus 2021 turun menjadi 9,54 persen. Lalu Agustus 2022 menurun lagi di angka 6,70 persen.
“Bahkan menurut hasil tracer study Kemdikbudristek, TPT lulusan SMK Jatim tahun 2022 hanya 3,3 persen,” ujar gubernur perempuan pertama di Jatim tersebut.
Khofifah menambahkan, dari data-data ini, pembangunan kemandirian dan berkarya di tingkat SMK semakin signifikan. Ia menegaskan, para siswa SMK bukan disiapkan menjadi karyawan. Tapi menjadi juragan.
Oleh karena itu, kata dia, karakter yang dibentuk oleh sekolah adalah mental juragan. “Mudah-mudahan pelaksanaan LKS ini sukses. Anak-anak bisa mencapai cita-cita dan mencapai karir yang prestisius,” harapnya.
Sementara itu, Mendikbudristek Nadiem Makariem menilai jika pengembangan SMK yang pesat adalah akselerasi dari program SMK PK. Sekolah didorong menyiapkan kompetensi sesuai kebutuhan DUDI.
“Upaya transformasi SMK diperkuat melalui BPTI dan Puspresnas (pusat prestasi nasional). Melalui pusat tersebut kami mengadakan berbagai perlombaan untuk siswa dan menghimpun talenta muda berprestasi untuk terus berkarya dan berkolaborasi,” terangnya.
Di kesempatan ini, Khofifah juga meluncurkan maskot LKS SMK Nasional XXXI didampingi Staf Ahli Menteri Bidang Talenta Kemendikbudristek RI Tatang Muttaqin dan Kepala Dindik Jatim Aries Agung Paewai, serta perwakilan siswa SMK. [ipl/kun]
BACA JUGA: Jim Joker dan SMKN 12 Surabaya Ciptakan Merchandise dari Limbah Kulit






