Surabaya (beritajatim.com) – Cabang Olahraga (Cabor) Sepak Bola Jawa Timur memutuskan tidak ikut dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 Aceh-Sumatra Utara (Sumut). Keputusan itu lantaran terkendala minimnya anggaran yang dikeluarkan oleh KONI Jatim dan Pemprov Jatim.
Komunikasi antara PSSI Jawa Timur dan KONI Jatim tidak menemukan kesepatakan dalam hal pengajuan dana yang diajukan untuk kebutuhan Puslatda sepak bola. Padahal Jawa Timur baru saja mendapatkan medali perunggu di PON XX Papua 2021 lalu.
“Komunikasi yang alot maka ketua Asprov PSSI Jatim memilih untuk tidak memberangkatkan atau ikut dalam Babak Kualifikasi (BK) PON. Dengan tidak berangkat ini maka tim sepakbola tidak bisa tampil di PON,” ucap Joko Tetuko, Sekretaris Asprov PSSI Jatim, Senin (24/10/2023).
Lebih lanjut dikatakan Joko, keterbatasan anggaran yang dikeluarkan oleh KONI Jatim maupun Pemprov Jatim sangat minim.
Anggaran pengajuan kami mengacu dari PON Papua sebelumnya dimana tahun 2021 Puslatda sepak bola Jatim membutuhkan dana sebesar Rp 3 miliar. Perincian Rp 300 juta untuk pelatih yang dikontrak selama 1 tahun, sedangkan pemain setiap bulannya Rp 3 juta.
“Namun, kemarin KONI Jatim hanya menganggarkan Rp 60 juta untuk pelatih, sedangkan pemain hanya Rp 1 juta. Itu tidak manusiawi maka dari itu kami mengurungkan untuk menurunkan pemain di BK PON,” jelas Joko.
Joko menambahkan dalam PON Papua lalu, Asprov PSSI Jatim sudah menombok anggaran sebesar Rp 2 miliar. Hal ini dinilai sangat merugikan
“Anggaran besar karena memang olahraga ini olahraga melibatkan orang banyak, bonus, mempersiapkan pemain mulai mental, komunikasi serta memang gengsi besar,” bebernya.
Joko mengaku ketua Asprov PSSI Jatim Ahmad Riyadh sudah menyampaikan ke dalam kongres di hadapan Ketua PSSI Erick Tohir. Bahwa, Jatim akan absen berangkat ke BK PON.
“Setelah kami menunggu sekian lama dan komunikasi antara KONI Jatim dan Pemprov Jatim buntu serta tidak ada tambahan anggaran, maka kami putuskan tidak ikut,” jelasnya. [way/but]
BACA JUGA:
PSSI Jatim Putuskan Tak Kirim Skuad di PON Aceh, Mantan Pemain: Sangat Disayangkan!
Capaian tim sepak bola Jawa Timur dalam lima edisi PON terakhir:
PON XVI/2004 Sumatera Selatan
– Jatim meraih medali emas setelah dinobatkan sebagai juara bersama dengan Papua
PON XVII/2008 Kalimantan Timur
– Jatim meraih medali emas dengan pelatih Aji Santoso dan pemain seperti Rendi Irwan dan Andik Vermansah
PON XVIII/2012 Riau
– Tidak lolos ke babak knock out setelah gugur dalam babak fase grup.
PON XIX/2016 Jawa Barat
– Gagal lolos ke babak utama PON XIX/2016 setelah gugur dalam babak kualifikasi atau Pra PON.
PON XX/2021 Papua
– Menyabet medali perunggu Setelah menang 3-2 atas Kalimantan Timur di babak perebutan tempat ketiga.






