Sampang (beritajatim.com) – Arsadin (56) warga Dusun Nungtenggih, Desa Gunung Rancak, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, terpaksa menyembelih dua ekor sapi ternaknya secara mendadak. Hal itu dilakukan karena kandang ternak tersebut terbakar bahkan satu ekor sapi lainya mati terpangang.
Singkat cerita, sebelum kandang ternak yang dihuni tiga ekor sapi itu terbakar, bermula saat pemilik rumah membakar sisa kotoran sapi yang mengering di area belakang kadang beberapa hari sebelumnya.
Dikira api telah padam dan tidak ada tanda-tanda asap. Ternyata, api masih hidup dan berterbangan ke arah tumpukan jerami di samping kandang ternak.
Tidak butuh waktu lama, api semakin membesar dan membakar kandang tersebut. Warga yang melihat ada kobaran api, lalu berdatangan untuk memadamkan api dengan alat seadanya. Dalam peristiwa itu, warga berhasil mengamankan dua ekor sapi.
“Dari tiga ekor sapi yang terbakar, dua diantaranya masih sempat disembelih dan satu mati di dalam kandang yang terbakar,” ujar Arsadin pemilik kandang ternak yang terbakar, Kamis (19/10/2023).
Arsadin mengaku bahwa saat kejadian ia tidak berada di rumah. Bahkan, ia mengetahui kandangnya terbakar ketika disusul warga di tempat ia bekerja.
“Saat kejadian kebakaran saya tidak di rumah, ada warga yang mendatangi tempat kerja saya lalu mengabarkan bahwa kandang ternak kami terbakar. Untuk daging sapi yang kami sembelih dibagikan kepada tetangga dan warga sekitar sebagai sedekah,” imbuhnya.
Terpisah, H. Mohammad Imam, Kasi Kedaruratan dan Logistik, BPBD Sampang, membanarkan kejadian kebakaran tersebut dan telah berkoordinasi dengan pihak terkait. “Kami sudah berkoordinasi dengan OPD terkait untuk bantuan tanggap darurat,” tandasnya.[sar/kun]
BACA JUGA: Sekdes di Sampang Ditetapkan Tersangka Dugaan Pemukulan






