Gresik (beritajatim.com) – 20 bus Trans Jatim koridor III rute Mojokerto-Balongpanggang Gresik beroperasi hari ini, Kamis (19/10/2023). Operasional tersebut diresmikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Wisata Bukit Kayu Putih, Jetis Mojokerto.
Nantinya, moda transpotasi darat tersebut melayani rute Terminal Kertajaya-Jalan Jayanegara-Jalan Pahlawan-Jalan Gajah Mada-Jalan Raya Mlirip-Terminal Lespadangan. Kemudian menuju Kupang-Watu Blorok-Dawarblandong-Terminal Pasar Sapi Balongpanggang Gresik.
“Kehadiran Bus Transjatim ini bisa menjadi prioritas penyediaan angkutan massal yang murah dan nyaman,” ujar Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, Kamis (19/10/2023).
Mantan Ketua DPRD Gresik itu mengatakan, keberadaan moda transpotasi darat ini tidak hanya melayani penumpang. Tapi dapat memicu multiplier efek yang besar untuk percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah selatan Gresik.
“Akhir tahun ini destinasi wisata Gresik Universal Saint (GUS), museum digital, dan perpustakaan di Kecamatan Balongpanggang akan segera selesai. Wisata yang ada di Balongpanggang akan terintegrasi dengan wisata yang ada di Mojokerto,” katanya.
BACA JUGA:
Trans Jatim Koridor III Resmi Beroperasi, AKDP Batu-Mojokerto Segera Hadir Pakai Elf
Setelah koridor III, lanjut dia, ada penambahan koridor yang menghubungkan Gresik dengan Pelabuhan Paciran di Lamongan. Menurutnya, rute ini mempermudah warga Bawean yang akan ke Gresik atau sebaliknya.
“Semoga harapan ini direalisasi oleh Pemprov Jawa Timur melalui Dinas Perhubungan. Selain untuk memberikan kemudahan akses. Serta mengurangi kemacetan dan tingkat kecelakaan di wilayah Pantura,” ujar Fandi Akhmad Yani.
Sementara itu, Yudhi Anggoro (32) warga Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang, Gresik menyatakan adanya transpotasi murah ini sangat membantu para pelajar dan santri.
BACA JUGA:
Pasca Bus Trans Jatim Koridor III Diresmikan, Ini Rute Pengembangan Berikutnya
“Dengan tarif Rp2.500 pelajar maupun santri akan lebih mudah melakukan aktivitas maupun mobilitas,” ungkapnya.
Yani juga berpandangan, naik transportasi pribadi membutuhkan biaya yang lumayan besar untuk rute sejauh 14 kilometer. Sedangkan dengan Trans Jatim, biaya yang dikeluarkan jadi lebih hemat.
“Saya usul kalau bisa ke depannya ada tambahan rute lagi dari Balongpanggang ke Gresik Kota,” pungkasnya. [dny/beq]






