Malang (beritajatim.com) – Universitas Brawijaya baru saja meresmikan Qr Art berupa wajah rektor dari masa ke masa. Karya lukis garapan Doddy Hernanto ini dipajang di gedung Rektorat lantai 1 sejak Rabu, 18 Oktober 2023.
Rektor UB, Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc., menjelaskan, Qr Art ini mengandung makna track record history, selama Rektor terdahulu meletakkan fondasi UB, dari awal hingga saat ini. Proses panjang telah dilalui, sejak awal dibentuk, tumbuh, kemudian berkembang, dan sekarang UB menjadi kampus tingkat internasional.
“Hari ini sangat penting, aset bukan hanya dokumen, tetapi perjalanan ke masa lalu, UB meletakkan dasar filosofinya untuk menantang masa depan membangun peradaban Indonesia. Kita berkomitmen untuk menjaga dan melestarikan arsip sejarah,” ujar Prof Widodo kepada media.
Baca Juga: Mantan Bendahara PMK Kyokushinkai Sebut Ada Ancaman
Arsip ini, lanjutnya, menjadi harta yang harus dijaga sepenuh hati. Guru yang paling berharga adalah pengalaman yang melahirkan sejarah sebagai tonggak untuk masa depan kita.
Menurutnya, pemimpin terdahulu harus dikenang dan dihargai perjalanan yang dilalui sebagai bagian dari sejarah. “Arsip tidak hanya tumpukan dokumen, tetapi juga arsip dilihat dengan sangat indah lewat teknologi digital dan seni. Ya ini juga upaya kita biar anak muda bisa memahami arsip sesuai dengan zamannya,” kata Rektor.

Pelukis Qr Art Doddy Hernanto alias Mr. D menjelaskan bahwa karya berangkat dari keresahan agar terkait sejarah yang tidak bisa dihilangkan. Terdapat 14 wajah Rektor UB dari pertama hingga masa Prof Widodo.
Baca Juga: PDIP Tetapkan Mahfud MD Dampingi Ganjar, Pakar Unair : Pilihan Cerdas!
“QR Art ini bisa di scan, jadi rekam jejak digital para Rektor tidak akan hilang. Saya buat ini awalnya dengan coding, saya sesuaikan dengan image buat gambar manual, saya tempel, kemudian sesuaikan antara analog dengan digital,” ungkap Mr. D.
Proses pembuatan Qr Art membutuhkan waktu 3-5 hari, bahkan ada juga yang 20 hari dan 30 hari tergantung permintaan. QR Art dapat digunakan secara praktis hanya tinggal scan dengan kamera atau scan menggunakan Google Lens.
“Nanti setelah di scan langsung diarahkan ke rekam jejak digital dari foto Rektor. Sudah banyak peminat Qr Art saya ini, dari calon presiden dan wakilnya, terbaru pak Mahfud juga pesan, Hotman Paris, ada juga penyanyi Anggun C Sasmi. Bahkan ada juga yang dari luar negeri,” sambungnya.
Baca Juga: Keroyok Juniornya, 6 Pesilat Asal Gresik Terancam Pidana 12 Tahun Penjara
Qr Art karya Mr D adalah inovasi pertama di Indonesia bahkan di dunia. Karyanya sudah dipatenkan dengan hak cipta dan HAKI.
“Saya sebetulnya mulai melukis sejak lama cuma belum konsen karena dulu bermain musik. Akhirnya saat pandemi saya gak kemana-mana ya ini menghasilkan Qr Art,” katanya mengakhiri. (dan/ian)






