Mojokerto (beritajatim.com) – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari melibatkan insan media dalam mensukseskan pembangunan Kota Mojokerto sebagai kota wisata. Salah satunya dengan menggelar forum ‘Ngopi’ (Ngobrol Penuh Inspirasi) di Kalisengon Riverside Camp, Desa Sajen, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.
Di hadapan puluhan insan media, baik online, elektronik maupun cetak yang bertugas di wilayah Kota Mojokerto, Ning Ita (sapaan akran, red) mengungkapkan jika insan media berperan penting. Mengingat insan media sebagai pihak yang selama ini juga turun langsung mengawal proses pembangunan yang berlangsung.
“Kita terus berproses. Berbagai tahapan terus dilalui dan progresnya positif dari tahun ke tahun. Namun, tentu kami terbuka dengan masukan dari teman-teman semua untuk terus mengembangkan potensi yang ada,” ungkap Wali Kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini.
Salah satu yang mendapat atensi adalah Pemandian Sekarsari. Banyak pihak mengapresiasi revitalisasi pemandian melegenda itu. Namun beberapa juga mulai menanyakan kapan destinasi wisata itu akan beroperasi. Pihaknya menargetkan jika sebelum akhir tahun 2023, Pemandian Sekarsari sudah berfungsi.
“Itu asetnya Dinas Pariwisata, dan saya pastikan tahun ini pasti fungsi. Kita sudah menyiapkan semuanya. Ditunggu saja. Insya Allah sebelum saya purna tugas akan kami launching. Tahun ini, kita bangun dan revitalisasi 11 taman. Kita tidak hanya punya Alun-alun tapi ada 11 taman yang sudah direvitalisasi,” katanya.
BACA JUGA: Masa Jabatan Wali Kota Mojokerto Berakhir 10 Desember 2023
Orang nomor satu di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto ini menjelaskan, jika tahun sebelumnya ada sekitar 20 taman yang setiap tamannya memiliki play ground. Tujuannya dalam rangka mendukung Kota Mojokerto Layak Anak sehingga anak-anak bisa bermain dengan rasa aman, representatif dan nyaman.
Selain pemandian Sekarsari, Taman Bahari Mojopahit dan Galeri Soekarno menjadi beberapa destinasi wisata yang disiapkan Pemkot Mojokerto. Tidak ketinggalan juga berbagai destinasi wisata kuliner dan kerajinan tangan tangan karya UMKM juga siap memanjakan para wisatawan.
Oleh karenanya, para insan media pun diharapkan turut ikut memperkenalkan beragam destinasi tersebut. Sementara itu, upaya lain juga terus dilakukan Pemkot Mojokerto. Salah satunya melalui Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo), yaitu melaunching Mojokerto Virtual Tour pada akhir bulan Agustus lalu.
Mojokerto Virtual Tour merupakan panduan berpariwisata di Kota Mojokerto berbasis digital ini bisa diakses melalui gadget. Kehadirannya memberikan kesempatan masyarakat untuk mencicipi sensasi berwisata dengan view 360º, sehingga memberikan kesan tersendiri bagi pengunjung.
“Tercatat sudah ada 25 ribu lebih visitor. Selain berbagai destinasi wisata itu sendiri, rekan-rekan juga kami harap dapat memperkenalkan Mojokerto Virtual Tour yang bisa diakses melalui virtualtour.mojokertokota.go. id ,” terang Kepala Diskominfo Kota Mojokerto, Santi Ratnaning Tias. [tin/nap]
![‘Ngopi’ Bareng Wali Kota Mojokerto, Diskominfo Kenalkan virtualtour.mojokertokota.go. id Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat hadir dalam forum 'Ngopi' di Kalisengon Riverside Camp, Desa Sajen, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. [Foto : ist]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/10/IMG-20231013-WA0000_60oHD4rN68.jpeg)





