Surabaya (beritajatim.com) – Beberapa wilayah di Indonesia, khususnya Jawa Timur, akan menyaksikan fenomena “hari tanpa bayangan” pada Oktober 2023 ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memberikan penjelasan resmi mengenai fenomena tersebut.
Menurut BMKG, hari tanpa bayangan terjadi ketika Matahari berada pada posisi tertinggi di langit. Saat deklinasi Matahari sama dengan lintang pengamat, disebut sebagai Kulminasi Utama, dan pada saat itulah Matahari akan berada tepat di atas kepala pengamat atau mencapai titik zenit.
Sebagai akibat dari posisi ini, bayangan dari objek tegak akan terlihat “menghilang” karena bayangan tersebut akan bertumpuk dengan objek itu sendiri. Oleh karena itu, hari saat kulminasi utama ini juga dikenal sebagai hari tanpa bayangan.
Baca Juga: Relokasi PKL Jalan Gajah Mada dan Sultan Agung Jember Diprotes Pedagang Sayur
Fenomena hari tanpa bayangan terjadi karena bidang rotasi Bumi tidak tepat berimpit dengan bidang revolusi Bumi. Ini berarti posisi Bumi terhadap Matahari akan berubah sepanjang tahun, berkisar antara 23,5 derajat lintang utara hingga 23,5 derajat lintang selatan. Perubahan posisi ini dikenal sebagai gerakan semu harian Matahari. Pada tahun ini, Matahari tepat berada di khatulistiwa.
BMKG Juanda telah merilis jadwal kulminasi utama tahun 2023 untuk sejumlah wilayah di Jawa Timur:
Pada tanggal 11 Oktober 2023, daerah Sumenep, Bangkalan, dan Tuban, terjadi sekitar pukul 11.11-11.18 WIB.
Kemudian pada 12 Oktober 2023, giliran daerah Pamekasan, Sampang, Sidoarjo, Surabaya, Gresik, Mojokerto, Lamongan, Bojonegoro, hingga Ngawi. Prakiraan waktunya antara 11.12-11.20 WIB.
Baca Juga: Wisata Pantai Dampar Lumajang: Harga Tiket, Lokasi, dan Daya Tariknya
Sedangkan daerah Situbondo, Probolinggo, Pasuruan, Jombang, Kediri, madiun, dan Magetan, alami fenomena Hari Tanpa Bayangan pada 13 Oktober 2023, sekitar pukul 11.10 WIB – 11.21 WIB.
Adapun pada 14 Oktober 2023, giliran Banyuwangi, Bondowoso, Jember, Lumajang, Malang, Batu, Blitar, Tulungagung, Trenggalek, Ponorogo, dan Pacitan. Estimasi waktunya sekitar 11.08 WIB- 11.21 WIB.
Itulah jadwal kulminasi utama di Jawa Timur tahun 2023 yang telah dirilis BMKG Juanda. (fyi/ian)






