Gianyar (beritajatim.com) – PSS Sleman seakan jalan ditempat dalam empat laga terakhirnya. Mereka hanya memetik tiga angka. Tren negatif inilah yang ingin diputus saat melawan Arema, Sabtu (30/9/2023) sore ini.
Dari empat pertandingan terakhirnya di Liga 1 musim ini, PSS cuma meraih tiga hasil imbang melawan PSM Makassar, Persebaya Surabaya, dan Madura United. Lalu mereka tumbang lawan Borneo FC.
Sekarang fokus dan perhatian mereka dipusatkan ke laga lawan Arema pada Sabtu sore. Partai ini digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
Nakhoda Marian Mihail meminta anak asuhnya untuk menampilkan permainan terbaik di pertandian ini. Guna memutus tren negaif fan membuat para suporter kembali semringah.
“Kami akan berjuang di laga ini, sebuah game yang menantang. Saya juga mengingatkan karena fans juga sudah mendukung kami saat latihan. Kami harus menang karena ini spesial untuk fans,” tegas pelatih asal Rumania.
BACA JUGA: Kontrak Pelatih Asal Spanyol dan Gandeng Lokal Brand Asal Malang, Tim Futsal BTS Siap Moncer
PSS sangat membutuhkan poin untuk dapat mendongkrak posisi di klasemen sementara. Saat ini PSS ada di peringkat 12 dengan 18 poin. Sedangkan Arema duduk di peringkat 16 dengan sepuluh poin.
Menurutnya, setelah PSS bertanding dengan tim-tim kuat macam Borneo FC Samarinda, PSM Makassar juga Persebaya Surabaya, kini gilirannya berlaga melawan tim yang sedang berjuang di bawah.
“Sebenarnya Arema FC tidak cocok ada di papan bawah karena kita tahu mereka adalah tim yang bagus dengan pelatih yang bagus,” ucap Marian Mihail. (faw/nap)






