Tuban (beritajatim.com) – Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, secara resmi memberangkatkan 52 kafilah yang akan berpartisipasi dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Jawa Timur XXX Tahun 2023 di Kota Pasuruan, Jumat (29/9/2023).
Upacara pemberangkatan ini berlangsung di Pendopo Kridho Manunggal Tuban, dan selain 52 kafilah yang berangkat, 38 official pendamping dan pembina kafilah dari Kabupaten Tuban juga turut serta.
Dalam pernyataannya, Bupati Aditya Halindra Faridzky menjelaskan bahwa MTQ Jawa Timur XXX adalah sebuah festival keagamaan Islam Indonesia yang bertujuan untuk mengagungkan Al-Qur’an dan mendorong kompetisi dalam membaca dan mengaji dengan baik.
“Para kafilah dari seluruh Kabupaten dan Kota di Jawa Timur akan bersaing mulai tanggal 29 September hingga 08 Oktober 2023,” kata Lindra.
Dia juga memberikan pesan kepada Kafilah Kabupaten Tuban agar fokus dan berusaha sebaik mungkin. Harapannya adalah agar Kafilah Kabupaten Tuban dapat meraih gelar Juara Umum pada MTQ XXX tahun 2023 ini dan menginspirasi generasi muda untuk mencintai Al-Qur’an serta berperan aktif dalam mengangkat nama Kabupaten Tuban.
BACA JUGA:
Bawaslu Tuban Ingatkan ASN untuk Tetap Netral dalam Politik
Selanjutnya, Lindra mengungkapkan rencana untuk meningkatkan jumlah kafilah pada MTQ tahun 2025 mendatang dan berharap akan ada regenerasi dengan penyertaan kafilah muda dalam MTQ tahun ini.
Bupati Tuban juga mendorong Kafilah Kabupaten Tuban untuk menghayati konsep “Hati Bumi Wali dan Semangat Ronggolawe,” yang menggambarkan semangat tak kenal menyerah dari tokoh Ronggolawe serta sikap rendah hati dari para wali. Hal ini dianggap sebagai bekal penting dalam menghadapi MTQ XXX.
Lebih lanjut, Aditya Halindra Faridzky menekankan bahwa MTQ bukan hanya sebuah kompetisi, tetapi juga merupakan momentum untuk meneguhkan keyakinan bahwa ilmu dan iman harus berjalan bersama.
Ia juga menambahkan bahwa upaya Pemerintah Kabupaten Tuban dalam menciptakan generasi penerus yang unggul, kompeten, dan berakhlak baik sesuai dengan ajaran Al-Qur’an adalah komitmen yang konkret. Oleh karena itu, ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pembina dan kafilah Kabupaten Tuban yang akan berlomba.
Menurutnya, mereka adalah agen perubahan di lingkungan mereka masing-masing dan akan menjadi contoh teladan yang mencintai Al-Qur’an serta mendukung program pembangunan di Kabupaten Tuban.
BACA JUGA:
Terlibat Judi Online, Oknum Kades Dermawuharjo Tuban Ditangkap Polisi
Sementara itu, Drs. Joko Purnomo, Kepala Bagian Tata Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, dalam laporannya mengungkapkan bahwa kafilah Kabupaten Tuban telah mengikuti serangkaian pembinaan sejak Februari 2023.
“Sebanyak 52 kafilah Kabupaten Tuban akan bersaing dalam 7 cabang lomba dengan 22 golongan,” ungkap Joko Purnomo.
Dalam acara ini, selain Bupati Tuban, juga hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Tuban, Dr. Drs. Munir, Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban, Dr. Ir. Budi Wiyana, Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Tuban, H. Ashabul Yamin, dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. [ayu/beq]






