Jember (beritajatim.com) – Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, kandidat presiden dan wakil presiden yang diusung Koalisi Perubahan untuk Persatuan, mendapat sambutan hangat dari kiai dan santri Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Nurul Islam, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis (28/9/2023).
Anies dan Muhaimin disambut oleh pengasuh Ponpes Nurul Islam yang juga Rois Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Jember, KH Muhyiddin Abdussomad. Anies dan Muhaimin langsung mencium tangan Muhyiddin, sebagaimana layaknya penghormatan santri kepada kiai. Muhyiddin kemudian mengalungkan surban warna hijau kepada mereka.
Sejumlah tokoh yang hadir antara lain Bupati Lumajang Thoriqul Haq, KH Achmad Rosyidi Baihaqi, KH Badrus Shodiq, KH Laiq Athoillah, Ketua Pengurus Cabang NU Kencong KH Zainil Ghulam, KH Azizi Sarbini, KH Achmad Nasihin, KH Anis Imron, KH Mahrus Alih, KH Anwar Syafi’i.
Sementara itu, sejumlah tokoh yang ikut dalam rombongan Anies-Muhaimin antara lain Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid, Ketua Fraksi PKB DPR RI Cucun Syamsu Rizal, Sekretaris Jenderal DPP PKB Hasanuddin Wachid, Bendahara DPP PKB Nur Yasin, Bambang Susanto, dan kakak kandung Gus Baha’, KH Mahasin.
“Saya bersyukur hari ini bisa menyelenggarakan silaturahim dan taaruf dengan capres-cawapres tahun 2024, Bapak Anies Baswedan dan Gus Muhaimin Iskandar, dengan panjenengan semua, para kiai, para ustaz, para ulama, para ibu nyai sewilayah Kabupaten Jember, Lumajang, dan Bondowoso,” kata Muhyiddin.
Muhyiddin mengirimkan undangan kepada para tokoh NU tersebut dengan pesan pendek ponsel. “Tapi panjenengan dengan bergairah dan antusias. Insyallah calon kita dimenangkan Allah SWT,” katanya.
Sebelum datang ke Jember, Anies-Muhaimin menghadiri acara serupa di Kabupaten Banyuwangi. Setelah dari Jember, mereka meluncur ke Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan. [wir]






