Jember (beritajatim.com) – Persid, klub sepak bola asal Kabupaten Jember, Jawa Timur, saat ini tengah menyeleksi pemain untuk berkompetisi dalam Liga 3 musim 2023-24. Manajemen Persid memastikan tidak ada pemain titipan di luar kepentingan teknis sepak bola.
“Saya tekankan ketika menunjuk pelatih: tidak ada pemain titipan. Apalagi sampai bayar-membayar. Kalau ada, nanti akan berhadapan dengan manajemen dan suporter,” kata Manajer Persid Sholahuddin Amrulloh , Selasa (26/9/2023).
Sholahuddin sendiri berkomitmen untuk tidak mencampuri seleksi pemain. “Saya serahkan kepada jajaran pelatih,” kata pria yang akrab disapa Jo ini.
Jo meminta masyarakat untuk tidak mudah terbawa isu adanya pemain titipan di Persid. “Ayolah, masyarakat Jember jangan seperti itu. Kita support besama-sama. Sinergi,” katanya.
Jo berharap semua pemangku kepentingan Persid bisa bersatu. “Tidak ada sikut kanan dan sikut kiri. Masyarakat Jember mulai dari suporter, pelatih, pemain, pemimpin legislatif, eksekutif, mari kita bersatu memperjuangkan Persid. Persid tidak untuk dipertanyakan, tapi untuk diperjuangkan,” katanya.
Manajemen Persid sudah bertemu dengan pengurus Asosiasi Sepak Bola Kabupaten (Askab) PSSI Jember, Dinas Pemuda dan Olahraga Jember, Komite Olahraga Nasional Indonesia Jember. “Selanjutnya kami akan menghadap bupati. Harapannya, monggo Pak Bupati, kita sama-sama mengharumkan sepak bola Jember dengan cara terhormat,” kata Jo.
Seleksi pemain digelar selama dua hari di Stadion Notohadinegoro, Kabupaten Jember, Jawa Timur, 26 – 27 September 2023. Seleksi hari pertama, Selasa (26/9/2023), diikuti kurang lebih 40 pemain lokal Jember.
Pelatih Persid Misnadi Amrizal mengungkapkan keinginan manajemen untuk memantau bakat-bakat muda Jember. “Barangkali ada yang tidak terpantau masuk tim sepak bola Jember dalam Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur kemarin,” katanya.
Misnadi melihat ada beberapa pemain yang punya potensi, namun masih memerlukan pembenahan. “Kalau ngomong kriteria pemain, dasar main bolanya ada. Kita tidak butuh pemain bintang. Kita butuh pemain yang punya semangat memenangi semua pertandingan,” katanya.
Rencananya, pemain-pemain eks tim sepak bola Porprov Jember akan mengikuti seleksi besok. “Saya sudah ngomong dengan manajemen, bukan berarti semua pemain porprov bisa masuk. Tetap kami pantau. Siapapun di posisi masing-masing jika sesuai dengan yang kami harapkan, ya itu yang kami pakai,” kata Misnadi. [wir]






