Banyuwangi (beritajatim.com) – Ratusan Imam Masjid di Banyuwangi mendapatkan Uang Kehormatan Imam Masjid (UKIM) 2023. UKIM merupakan program hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur bagi imam masjid di Kabupaten/Kota seluruh Jatim. Tahun ini, UKIM yang diserahkan sebesar Rp2,5 juta per orang untuk 470 imam se-Banyuwangi.
Bupati Ipuk menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya pada para imam masjid dan mushola yang telah bekerja memakmurkan masjid. Keberadaan imam sendiri sangat penting sebagai pemimpin umat di masyarakat.
“Pemerntah daerah berterima kasih atas kontribusi imam masjid dan musholla yang telah memakmurkan masjid. Saya berharap, selain mengimami shalat berjamaah lima waktu, imam juga memiliki peran dan tanggungjawab dalam pemberdayaan umat dan penuntasan permasalahan sosial,” ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat Penyerahan UKIM secara simbolis kepada perwakilan imam wilayah Kecamatan Siliragung, Gambiran dan Pesanggaran, di Masjid Miftahul Jannah, Kecamatan Siliragung.
Bupati Ipuk turut menyampaikan terima kasih terhadap Pemerintah Jawa Timur atas pencairan anggaran untuk imam masjid tersebut.
“Kami juga berterima kasih kepada Pemprov Jatim yang telah menyalurkan program UKIM ini sebagai bentuk kepedulian kepada para imam masjid,” terangnya.
BACA JUGA:
Bupati Banyuwangi: Jiwa Wirausaha Harus Diasah Sejak Dini
Bupati Ipuk juga mengajak kepada segenap imam dan pengurus masjid agar menjadikan masjid sebagai pusat pengembangan syiar dakwah Islam yang rahmatan lil alamin. Ini sebagai langkah konkret untuk menghindari umat dari paparan ajaran Islam yang tidak sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW.
“Kita ingin jamaah masjid, kaum muslimin dan muslimat di Banyuwangi bisa semakin solid dan memiliki hubungan yang baik. Semuanya bersama-sama mewujudkan Islam yang Rahmatan Lil Alamin agar umat Islam bisa membawa kesejukan dan harmoni dalam hubungan sosial di masyarakat. Sehingga bisa mewujudkan stabilitas yang berperan penting dalam kemajuan daerah,” pesan Bupati Ipuk.
BACA JUGA:
Bupati Banyuwangi Minta DMI Berperan Atasi Masalah Sosial
Sementara itu Ketua Dewan Masjid Indonesia Banyuwangi Fathur Rohman menjelaskan, pihaknya bersyukur atas apresiasi dari pemerintah Banyuwangi maupun Provinsi Jawa Timur.
“Imam yang mendapatkan UKIM bergiliran setiap tahun mengingat kuota penerima terbatas,” jelasnya. [rin/beq]






