Surabaya (beritajatim.com) – Kiper Persebaya, Andhika Ramadhani, yang mengalami cedera kelopak mata sebelah kanan dalam pertandingan melawan Madura United, mulai mengalami perbaikan dalam kondisinya. Dr. Ahmad Ridhoi, yang merawat Andhika, mengatakan bahwa kondisinya sudah membaik setelah menjalani observasi di rumah sakit.
Cedera tersebut terjadi ketika Andhika terkena tendangan dari pemain Madura United selama pertandingan. Cedera ini menyebabkan robekan pada kelopak mata sebelah kanannya dan mengakibatkan perdarahan serta nyeri kepala.
Dr. Ahmad Ridhoi menyampaikan bahwa dalam beberapa hari ke depan, Andhika akan menerima perawatan dari tim medis untuk memastikan pemulihannya. Apakah dia bisa tampil dalam laga melawan Arema akan menjadi keputusan dari tim pelatih.
Lebih lanjut, dr. Ridho menjelaskan bahwa Andhika akan memerlukan istirahat selama satu hingga dua minggu ke depan, tergantung pada perkembangan luka di kelopak matanya. Saat ini, tim medis terus memantau kondisinya.
“Dalam beberapa hari ke depan Andika akan mendapat perawatan dari tim medis. Kalau perkara bisa tampil pada laga melawan Arema itu kewenangan tim pelatih,” ungkap dr Ridho.
Dokter Ridho juga menyampaikan bahwa mereka berharap tidak akan ada infeksi sekunder pada luka Andhika, dan mereka akan memeriksa nyeri kepala yang dialaminya setiap hari. Hasil CT scan yang telah dilakukan menunjukkan bahwa kondisi kesehatannya baik dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
“Insya Allah kondisinya bisa membaik dalam beberapa hari ke depan, saat ini kita pantau kondisinya. Selain luka, dia masih nyeri di kepalanya,” ujarnya.
BACA JUGA:
Josep Gombau Optimis Persebaya Curi Poin di Kandang Madura United
Insiden cedera Andhika terjadi pada menit ke-33 dalam pertandingan melawan Madura United. Rivera, pemain Madura United, secara tidak sengaja menendang mata Andhika saat mencoba merebut bola. Kiper Persebaya tersebut kemudian tergeletak di lapangan selama beberapa menit dan tidak bisa melanjutkan pertandingan, sehingga harus dilarikan ke rumah sakit dengan menggunakan ambulans. [way/but]






