Kediri (beritajatim.com) – Fakultas Syariah dan Ekonomi Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri telah meluncurkan program Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) untuk mempersiapkan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja.
PPL ini akan berlangsung di berbagai instansi, termasuk Pengadilan Agama, Kantor Urusan Agama, dan sektor jasa keuangan seperti bank syariah dan koperasi.
Wakil Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi UIT Lirboyo Kediri, Ahmad Badi, SH, M.Pd. menjelaskan bahwa program PPL ini dalam rangka meningkatkan keterampilan dan pengalaman mahasiswa dalam dunia profesional khususnya bagi mahasiswa Jurusan Hukum Keluarga Islam (HKI) dan program studi Perbankan Syariah.
Baca Juga: Profil Perusahan Rokok Bokor Mas Blitar dan Mojokerto yang Dinyatakan Bangkrut
“Selain memang wajib untuk mahasiswa, program ini diharapkan dapat menjadi bekal di dunia kerja,” jelas pria yang juga sebagai ketua panitia program PPL ini.
Praktikum ini akan berlangsung mulai tanggal 4 September hingga akhir November 2023, melibatkan sekitar 125 mahasiswa. Dibuka secara resmi hari ini, Senin (4/9/23).
Acara pembukaan PPL ini dihadiri oleh beberapa narasumber, termasuk Hakim Pengadilan Agama Kabupaten Kediri, drs. Imam Syafi’i, MH dan Kepala Kantor Urusan Agama Tarokan Kediri Saiful Rijal, S. Th. I.
Keduanya berbicara tentang berbagai aspek, termasuk masalah perceraian yang sering disebabkan oleh perkawinan usia dini.
Mereka juga menyoroti pentingnya peran berbagai pihak, seperti organisasi kemasyarakatan dan kalangan akademisi, dalam menangani masalah ini.
Selain itu, Ayu Sukma AD dari Bank Syariah Indonesia (BSI) memberikan penjelasan mengenai sistem bagi hasil yang diterapkan di BSI.
Baca Juga: Sidang Korupsi DAK Dispendik Jatim, Jaksa Panggil 9 Saksi
“Pengetahuan ini akan menjadi nilai tambah bagi mahasiswa yang sudah memahami akad-akad ekonomi berbasis syariah, yang telah diajarkan melalui kurikulum berdasarkan literatur kitab kuning, terutama dalam mata kuliah bahtsul kutub yang menjadi ciri khas Universitas Islam Tribakti,” jelas Ayu Sukma.
Nur Rokhim Mahrus Anwar, ME dari BMT UGT Nusantara Kediri juga berbicara tentang manajemen koperasi, termasuk pengembangan dan pembiayaan koperasi. [ian]






