Mojokerto (beritajatim.com) – Tim Sepak Bola Kabupaten Mojokerto unggul di babak pertama grub B di Stadion Gajah Mada Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Namun tim pelatih menilai anak asuhnya banyak terpengaruh dengan kepemimpinan wasit sehingga banyak pelanggaran yang menyebabkan Tim Kota Pasuruan mencetak dua gol di akhir-akhir pertandingan.
Pelatih Tim Kabupaten Mojokerto, Teddy Arif Prianto mengatakan, permainan anak asuhnya banyak dipengaruhi wasit pertandingan sehingga memancing emasi para pemain. “Saya bersyukur sekali, sebenarnya kita sudah menguasai pertandingan cuma tadi di akhir-akhir mungkin anak-anak terpengaruh wasit,” ungkapnya, Senin (4/9/2023).
Menurutnya, banyak pelanggaran yang seharusnya tidak perlu terjadi. Ia melihat kepemimpinan wasit Wahyu Vebrian asal Malang cepat mengeluarkan kartu sehingga membuat permainan kurang bagus. Meski begitu, dengan kemenangan tipis, 2:3 Tim Kabupaten Mojokerto menjuarai klasemen sementara grub B.
Baca Juga: Menang Tipis 3-2, Kabupaten Mojokerto Puncaki Klasemen Sementara Grup B
“Hari ini, mungkin kita juara grub. Tinggal besok kita seri saja, kita sudah bisa lolos. Pertandingan terakhir kita lawan Kabupaten Kediri, kita butuh seri saja sudah juara grub dan lolos. Tetep, tetep kita harus fight tapi kita antisipasi untuk cedera saja. Nggak, nggak ada (pemain lapis dua). Tetap ada (rotasi pemain), cuma kita nggak ada keluari cadangan, nggak ada,” katanya.
Menurutnya, konsentrasi pemain akan menjadi evaluasi sebelum menghadapi Kabupaten Kediri pada, Rabu (6/9/2023) besok. Karena menurutnya, pertandingan kedua tersebut konsentrasi anak asuhnya pecah karena kepemimpinan wasit. Gol yang tercipta dari tim tuan rumah hanya kesalahan sedikit dari anak asuhnya.
“Pelanggaran tadi sebenarnya tidak terlalu keras, kalau saya lihat cuman mungkin konsentrasi anak-anak saja kurang fokus di menit-menit akhir. Lima menit, kita kebobolan dua (gol) tadi. Kalau head to head, Insya Allah kita lolos. Tetap ingin menang (lawan Kabupaten Kediri). Target juara grup,” tegasnya.
Baca Juga: Polres Tuban Akui Belum Ada Aturan Sepeda Listrik, Padahal Berbahaya
Pada laga terakhir, Tim Sepak Bola Kabupaten Mojokerto akan menghadapi Kabupaten Kediri di Stadion Gajah Mada pada, Rabu (6/9/2023) besok. Mantan pelatih PS Mojokerto Putra (PSMP) ini mengaku optimis Kabupaten Mojokerto lolos Grub B dan masuk final di cabor sepak bola Porprov Jatim VIII.
Kapten Tim Kabupaten Mojokerto, Reno Eka Saputra mengaku senang menjadi top skor klasemen sementara grub B. “Alhamdulilah hari ini, kita menang. Semogo besok bisa menang dan saya senang bisa mencetak dua gol hari ini dan kemarin (Sabtu) satu gol,” ucapnya.
Sementara itu, Tim Sepak Bola Kota Pasuruan tidak melakukan press conference dengan awak media. Manajemen dan skuad Tim Sepak Bola Kota Pasuruan meninggalkan ruang ganti saat Media Officer (MO) menggelar press conference dengan Tim Sepak Bola Kabupaten Mojokerto. [tin/ian]
![Menang Tipis 2:3 atas Kota Pasuruan, Pelatih Kabupaten Mojokerto Sebut Anak Asuhnya Terpengaruh Wasit Kapten Tim Sepak Bola Porprov Kabupaten Mojokerto, Reno Eka Saputra usai mencetak gol saat melawan Tim Kota Pasuruan di Stadion Gajah Mada Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. [Foto : ist]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/09/IMG-20230904-WA0022_2Xo3hwAY0R-1024x678.jpeg)






