Banyuwangi (beritajatim.com) – Mengawali laga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim VIII, tim sepakbola putri Banyuwangi menghadapi Kabupaten Lumajang. Datang di Stadion Jenggolo dengan penuh optimis, juara bertahan Porprov Jatim VII tahun lalu itu tak mau anggap remeh lawan.
Anak asuh Alung tersebut tancap gas sejak peluit babak pertama ditiup wasit. Mereka tampil ngotot dan all out menunjukkan kemampuan di lapangan.
Alhasil, permainan ngeyel para srikandi Banyuwangi ini membuahkan petaka bagi tim Porprov putri Kabupaten Lumajang. Mereka mampu mengukir satu gol di pertengahan babak, dan menutupnya dengan keunggulan 0-2 sebelum babak pertama berakhir.
Ketinggalan dua gol membuat Lumajang panik. Hasilnya mereka justru kehilangan satu punggawa akibat hadiah kartu merah wasit.
Baca Juga: Ratusan Pesepeda Beri Salam Perpisahan dan Ucapan Cinta kepada Ganjar Pranowo
Kondisi yang membuat kekuatan mereka pincang jelang turun minum. Babak pertama, tim sepakbola Porprov putri Banyuwangi unggul 0-2 dari Lumajang.
Keunggulan jumlah pemain, membuat Coach Alung bernafas lega. Dia menginstruksikan pemainnya untuk lebih intens menyerang.
Alhasil, mereka kembali mampu menambah kedudukan. Permainan putri Banyuwangi semakin tak terbendung setelah terjadinya gol ke empat. Skor 0-4 sementara membuat mereka bermain di atas angin.
Tak berhenti di sini, tepat di menit 75′ mereka kembali memperbesar jarak menjadi 0-5. Hasil yang mustahil dikejar oleh tim sepakbola Porprov putri Lumajang.
Hingga peluit panjang babak kedua ditiup, skor 0-5 tak berubah dari papan. Banyuwangi menang telak atas Lumajang dan sekaligus menjadi modal berharga saat pertandingan terakhir penyisihan grup lawan Kota Malang.
Baca Juga: Perda Ketahanan Keluarga Tangkal Tren Perceraian di Jember
“Kami bangga dengan perjuangan anak-anak tim sepakbola Porprov putri Banyuwangi. Hari ini dapat meraih hasil maksimal. Kami terus memotivasi jajaran manajer, pelatih dan pemain untuk dapat mempertahankan tren positif di Porprov kali ini,” ungkap Ketua ASKAB PSSI Banyuwangi, Agung Setyo Wibowo, Minggu (3/9/2023).
Meski meraih hasil positif, nampaknya Banyuwangi harus merelakan satu pemainnya harus absen di laga berat lawan Kota Malang. Pasalnya, salah satu pilarnya mendapatkan akumulasi kartu kuning di pertandingan kali ini.
Sementara itu dipertandingan sebelumnya, tim sepakbola Porprov putra Banyuwangi mengalami hal berbeda. Bermain di Jombang untuk menghadapi tuan rumah, mereka harus puas mendapatkan hasil imbang 2-2. (rin/ian)






