Banyuwangi (beritajatim.com) – Pantai Pulau Merah, di Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi kembali menjadi tempat digelarnya kompetisi selancar tingkat nasional. Event bertajuk Red Island Gandrung Surf Competition itu diikuti oleh puluhan peselancar atau surfer muda se Nusantara.
Ada 80 peselancar yang berlomba menaklukan ombak Pantai Pulau Merah yang cukup besar. Mereka bersaing untuk menjadi yang terbaik di 8 kategori yang diperlombakan.
“Event ini digelar untuk mencari bibit unggul atlet selancar, termasuk mencari pesurfer yang bisa mewakili Banyuwangi di ajang nasional maupun internasional,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat di Pantai Pulau Merah.
Bupati Ipuk mengatakan ini bagian dari sport tourism yang kerap digelar di Banyuwangi. Selain jadi ajang perebutan prestasi, juga sebagai pengungkit ekonomi masyarakat.
Tahun ini, Banyuwangi telah menggelar beberapa event sport tourism, selain surf competition, sebelumnya juga digelar Ijen Geopark Downhill, Ijen KOM Challenge, dan lainnya. “Karena potensi ekonominya yang besar, Banyuwangi terus menggalakkan sport tourism. Mudah-mudahan sektor ini bisa semakin meningkatkan kunjungan wisatawan ke Banyuwangi,” ujarnya.
Sementara itu, etua Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) Zainal Arifin mengatakan, ajang bergengsi di dunia selancar bukanlah pertama digelar di Banyuwangi. Ajang serupa juga sukses digelar pada 2019 lalu. “Untuk tahun ini, sekitar 80 peselancar datang dari berbagai daerah, seperti Bali, Nusa Tenggara Timur, Lombok, Mentawai, Yogyakarta, Malang, dan sebagainya,” kata Zainal.
Menurutnya, ajang bertajuk Red Island Gandrung Surf Competition ini, sebagai event sport tourism telah menjadi magnet bagi para peselancar. Banyak peserta yang lebih memilih bertanding di event tersebut, meski ada beberapa event serupa di daerah lain yang digelar dalam waktu bersamaan. “Banyuwangi memang menjadi magnet bagi para peselancar karena karakteristiknya,” terangnya.
Delapan kategori yang diperlombakan itu di antaranya, Open Pro Under-12 tingkat lokal dan nasional, Open Pro Under-16 lokal dan nasional, Open Pro Longboard Men dan Woman, Open Pro Jatim, serta Open Pro Nasional.
Peselancar asal Bali, I Made Fajar (19), berhasil menyabet juara untuk kategori Open Pro Nasional. Ia mengaku tertantang untuk mengikuti event tersebut sebab ingin menaklukan ombak di Pantai Pulau Merah. “Ini adalah kali kedua saya ikut kompetisi selancar di Pantai Pulau Merah. Saya merasa tertantang dengan ombaknya yang cukup besar dan konsisten. Karakteristik ombaknya bahkan lebih besar dari di Kuta, Bali,” katanya.
Turut hadir Komandan Kodim 0825/Banyuwangi Letkol Kav Eko Julianto Ramadan, Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Indra Nusha Raspati, dan Danpuslatpurmar 7 Lampon Letkol Marinir Kardono Syamsu. (rin/kun)
BACA JUGA: Banyuwangi Regenerasi Musisi lewat Festival Gendhing Using






