Mojokerto (beritajatim.com) – Seorang perempuan melakukan aksi percobaan bunuh diri di Jalan Raya Desa Sambiroto, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (26/8/2023). Aksi emak-emak asal Jombang ini diduga dilakukan gara-gara masalah rumah tangga.
Aksi nekat tersebut dilakukan oleh AL (46). Emak-emak yang berdomisili di Desa Jotorogo, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang berdiri di tengah jalan alternatif Mojokerto-Jombang dan sembari berteriak histeris meminta pengguna jalan menabrak dirinya.
Beruntung, aksi nekat emak-emak tersebut berhasil digagalkan warga. Meski telah diajak menepi serta ditenangkan warga dan petugas, AL masih histeris dan ingin mengakhiri hidupnya. Petugas psikolog pun di datangkan ke lokasi untuk menenangkan AL.
Psikolog dari Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (DP2KBP2) Kabupaten Mojokerto didatangkan ke lokasi untuk menenangkan dan mengurai persoalan yang dialami ibu empat anak tersebut. Pihak keluarga pun didatangkan.
Tak hanya itu, perangkat desa tempat AL tinggal pun didatangkan. Beberapa saat usai berdialog dengan psikolog dan keluarga di salah satu rumah warga, AL tampak mulai tenang. Setelah kembali tenang, AL diajak keluarga dan perangkat di desanya untuk kembali pulang ke rumahnya di Jombang.

Masih kata anggota patroli ini, pihak keluarga dan perangkat desanya dihadirkan dengah tujuan agar bisa dilakukan pendampingan dan pemantauan terhadap yang bersakutan. Dari keterangan yang diberikan ke petugas, aksi nekat tersebut disinyalir kuat dipicu persoalan rumah tangga.
“Ibu ini punya masalah rumah tangga dengan suami sirinya, warga Kota Surabaya. Sebelumnya mereka berkunjung ke rumah kerabatnya yang tinggal tak jauh dari lokasi. Kedatangan keduanya agar bisa mendapat solusi dari sang kerabat. Tapi ibu ini justru mengambil pisau di dapur rumah kerabatnya,” katanya.
Di tengah mediasi dengan kerabatnya, AL yang telah bercerai dengan suami terdahulunya itu mengambil pisau di dapur rumah kerabatnya. Pisau tersebut hendak ditikamkan ke suami sirinya, namun aksinya berhasil digagalkan kerabatnya. Menghindari hal yang tak diinginkan, sang suami siri pun langsung angkat kaki dari lokasi.
“Diduga ibu ini sakit hati karena baru mengetahui jika suami sirimya sudah berkeluarga dengan wanita lain setelah keduanya menikah siri empat tahun lalu sehingga suami sirinya tak berkenan meresmikan pernikahannya dengan AL. Dari pengakuan yang bersangkutan, diduga ada permasalahan rumah tangga dengan suami sirinya,” tegasnya. [tin/kun]
BACA JUGA: Pabrik Sepatu di Mojokerto Terbakar
Jika Kamu butuh bantuan konsultasi untuk mengatasi masalah depresi atau Kamu melihat orang yang ingin melakukan aksi bunuh diri bisa menghubungi nomor darurat Kementerian Kesehatan di 119.
![Gara-gara Masalah Rumah Tangga, Emak-emak Lakukan Aksi Percobaan Bunuh Diri di Mojokerto AL (46) memakai kerudung merah usai melakukan aksi percobaan bunuh diri di Jalan Raya Desa Sambiroto, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. [Foto : ist]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/08/IMG-20230826-WA0064_ZPBBiPE33a-1024x576.jpeg)





