Bojonegoro (beritajatim.com) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Jawa Timur melakukan pertemuan dan pelepasan calon anggota legislatif dari DPR RI Dapil IX, DPRD Provinsi Dapil XII, serta caleg DPRD Kabupaten Bojonegoro dan Tuban, Sabtu (19/08/2023).
Pertemuan dan pelepasan ratusan caleg dari partai berlambang pohon beringin itu untuk memberikan sepemahaman dalam menghadapi kontestasi pemilihan legislatif (pileg) 2024. Terlebih, dalam sistem pemilu proposional terbuka ini disadari bahwa peran calon legislatif (caleg) sangat penting.
“Memang dalam sistem pemilu proposional terbuka ini, jumlah suara partai adalah akumulasi suara caleg dan suara coblosan gambar partai,” ujar Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jatim, M Sarmuji.
Baca Juga: Dua Brand Online, Steincookware dan Mito Electronics Buka Gerai Experience di TP 3 Surabaya
Kedua, lanjut Sarmuji, pertemuan tersebut juga untuk membangun kesepahaman agar tidak ada kanibalisme antarcaleg di internal partai. Sehingga yang dibangun adalah kerjasama yang intens, baik secara horisontal maupun vertikal.
“Membangun hubungan horisontal artinya caleg di setiap daerah bisa saling menguatkan. Sehingga setiap TPS bisa menang. Sedangkan secara vertikal, ada kerjasama kemenangan secara linear, baik dari tingkat pusat hingga daerah,” lanjutnya.
Setelah apa yang dikonsolidasikan tersebut dijalankan oleh setiap caleg, maka Partai Golkar optimis bisa menambah perolehan kursi di legislatif. Di DPRD Provinsi Jatim, Golkar memasang target bisa menyalip Partai Gerindra dan Demokrat. Dalam pemilu 2019 diketahui, partai terbanyak yakni PDIP dengan perolehan suara 27 kursi.
Baca Juga: Duel Arema FC Kontra Persija Jadi Ajang Pembuktian Achmad Maulana
Kemudian diurutan kedua ada PKB dengan jumlah kursi 25 kursi, urutan ketiga Partai Gerindra yang mendapat 15 kursi, keempat Demokrat sebanyak 14 kursi dan Partai Golkar menempati urutan kelima dengan perolehan suara sebanyak 13 kursi. “Kalau pemilu 2019 Golkar masih diurutan lima besar, maka dalam pemilu 2024 ini target bisa masuk 3 besar, di DPRD Provinsi Jatim,” terangnya.
Salah satu kontribusi suara Golkar terbanyak di Provinsi Jatim adalah dari Tuban. Sehingga pemilu 2024 ini Tuban ditarget bisa mendapat suara sebanyak 20 kursi. Sedangkan untuk Kabupaten Bojonegoro sendiri ditarget mendapat 10 kursi. “Tuban ini istimewa, karena membangkitkan memori kejayaan Golkar,” pungkasnya.
Untuk diketahui, pertemuan dan pelepasan caleg dari Partai Golkar yang dilakukan di salah satu hotel di Jalan Veteran, Kabupaten Bojonegoro dihadiri oleh pengurus, simpatisan, serta seluruh caleg baik dari DPR RI Dapil IX, DPRD Provinsi Dapil XII, serta caleg DPRD Kabupaten Bojonegoro dan Tuban. [lus/ian]






