Jember (beritajatim.com) – Dengan batere seukuran ember, mobil listrik buatan mahasiswa Fakultas Teknik (FT) Universitas Jember di Kabupaten Jember, Jawa Timur, bernama Titen, bisa menempuh jarak 115 kilometer.
“Daya listrik yang kami gunakan hanya bersumber dari baterai seukuran ember, namun bisa menempuh jarak yang jauhnya sepanjang 115 kilometer,” kata M. Nur Koyim Kustanto, dosen pembimbing di FT Unej, sebagaimana dilansir Humas Unej, Kamis (10/8/2023).
Batere itu berkapasitas 1 kilo watt hour atau 1 kWh. Titen yang sekali cas memerlukan waktu tiga jam berhasil menempuh jarak 115 kilometer karena bisa mereduksi bobot mobil, sehingga konsumsi energi menjadi lebih irit.
“Di antaranya dengan pemilihan frame dengan material alumunium dan badan mobil dari serat karbon tanpa melupakan unsur kekuatan dari kendaraan. Langkah ini telah meningkatkan efisiensi mobil Titen hingga sebesar 27 persen,” kata manajer tim Titen FT Universitas Jember, Albartsany Hasan.
Kemampuan menempuh jarak 115 kilometer itu yang membuat Titen meraih juara ketiga dalam kompetisi Shell Eco Marathon Asia Pasific and Middle East 2023. Ini adalah ajang untuk mengembangkan solusi mobilitas yang inovatif dalam mendesain, membangun, menguji, dan mengendarai kendaraan masa depan yang memenuhi unsur keamanan serta dapat menempuh jarak terjauh dengan menggunakan sumber energi seminimal mungkin.
“Tentu saja kami tidak lantas berpuas hati, sebab masih banyak celah pengembangan. Kami akan terus melakukan riset dan perancangan lanjutan untuk meningkatkan performa Titen,” kata Ketua Tim Titen Bima Haykal yang mengepalai 13 anggota inti dan 27 personil pendukung.
Tim Titen akan mengembangkan riset penggunaan power train. “Karena kita hanya mengoptimalkan instalasi sedangkan tim lain telah menggunakan metode transmisi,” kata Bima.
Nur Koyim menegaskan, keberhasilan Titen kali ini dapat dijadikan langkah awal membuka jalan untuk kompetisi yang lebih besar lagi pada tahun-tahun berikutnya. “Keberhasilan ini mendorong makin banyak riset mobil listrik di FT Universitas Jember,” katanya. [wir]






