Pamekasan (beritajatim.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, menerjunkan 8 armada tangki untuk menanggulangi dampak kekeringan di wilayah setempat.
Armada tangki tersebut nantinya akan diterjunkan ke 321 dusun di 77 desa yang tersebar di 11 kecamatan berbeda di Pamekasan, tentunya proses distribusi air bersih ke titik terdampak dilakukan secara bertahap.
“Proses pengiriman air bersih ini kita menggunakan 8 armada tangki air, meliputi 4 tangki milik BPBD, serta 4 tangki air lainnya milik PDAM,” kata Sekretaris BPBD Pamekasan, Akhmad Dhofir Rosidi, Rabu (9/8/2023).
Baca Juga: BPBD Pamekasan Mulai Distribusikan Air Bersih
Distribusi air bersih tersebut mulai dilakukan sejak sepekan terakhir, yakni sejak Selasa (1/8/2023) lalu. Sekaligus sebagai upaya meringankan beban masyarakat terdampak kekeringan.
“Jadi pendistribusian air bersih ini kita kirim ke 321 dusun, 77 desa di 11 kecamatan berbeda di Pamekasan, tentunya dilakukan secara bertahap sesuai dengan ketersediaan armada,” ungkapnya.
Sementara untuk menambah armada tangki pengirim air, pihaknya juga menyampaikan jika nantinya akan mendapat bantuan armada dari BPBD Provinsi Jawa Timur. “Mungkin nanti juga dibantu oleh BPBD Jatim,” imbuhnya.
Baca Juga: DPRD Pamekasan Usulkan Tiga Nama Kandidat Pj Bupati
“Untuk sementara proses distribusi air bersih dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan, seiring dengan minimnya sarana armada pengangkut air menuju ratusan titik kekeringan di Pamekasan,” jelasnya.
Disinggung soal deadline pengiriman air bersih ini, pihaknya juga menunggu informasi dari BMKG seiring dengan status musim kemarau tahun ini. “Puncak kemarau diprediksi terjadi pada Agustus hingga Oktober 2023,” pungkasnya.
Berdasar informasi yang dihimpun beritajatim.com, selain tangki dari BPBD maupun PDAM Pamekasan, juga terdapat sejumkah relawan yang ikut serta dan bahu membahu mendistribusikan air bersih ke sejumkah wilayah terdampak kekeringan. Mulai komunitas hingga relawan kemanusiaan. [pin/ted]






