Surabaya (beritajatim.com) – Belakangan viral pengakuan penyanyi sekaligus pencipta lagu asal Amerika, Billie Eilish, yang bercerita alami kerusakan otak akibat kecanduan film dewasa. Bahkan, kebiasaan buruk tersebut dimulai sejak ia berusia 11 tahun atau saat masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).
“Pornografi benar-benar menghancurkan otak saya dan saya merasa sangat hancur, karena saya terpapar begitu banyak konten seperti itu,” ujarnya dalam acara The Howard Stern Show, dikutip New York Post, Sabtu (5/8/2023).
Secara medis, kecanduan konten dewasa memang dapat memberikan beragam dampak negatif, berikut ini beberapa di antaranya:
1. Merusak otak
Terlalu sering menonton film porno dapat menyebabkan otak menyusut. Penyusutan tersebut bisa terjadi karena sel-sel saraf (neuron) di otak hilang. Bahkan kebiasaan ini juga dapat membuat Pre Frontal Cortez (PFC) yang terletak pada bagian depan otak, berpotensi alami kerusakan.
2. Sebabkan kebodohan
Kerusakan otak yang disebabkan dari kecanduan pornografi juga bisa membuat orang sulit untuk konsentrasi. Ia juga kerap kesulitan dalam memahami sesuatu yang benar atau salah. Tak jarang juga merasa kesulitan menghafal hingga merencanakan masa depan.
BACA JUGA: Deretan Film Kemerdekaan yang Jarang Ditonton Pada 17 Agustus, Padahal Penuh Makna
3. Hilangnya minat seks dengan pasangan
Orang yang kecanduan pornografi biasanya memiliki fantasi tersendiri. Bahkan kerap kali hal tersebut tidak dapat dipenuhi oleh pasangannya. Hal inilah yang kemudian dapat menghilangkan minat seks dengan pasangan.
4. Disfungsi ereksi
Pria yang kecanduan hal-hal terkait konten dawasa kerap alami perubahan gairah. Hal ini lantaran tanpa sadar reaksi otak mereka alami perubahan. Sehingga hal tersebut mempengaruhi kehidupan seksual seseorang terhadap pasangannya, salah satunya ia merasa kurang terangsang dan akhirnya tidak dapat ereksi.
5. Menghambat produktivitas
Banyaknya waktu yang digunakan untuk menonton video atau pornografi tentu dapat membuat aktivitas lain terganggu. Hal ini tak lepas dari rasa ketergantungan. Sehingga produktivitas untuk melakukan sesuatu yang lebih positif pun terhambat.
6. Merusak mental
Kebiasaan buruk ini juga dapat mengakibatkan seseorang berisiko alami berbagai penyakit mental. Umumnya mereka akan merasa cemas secara berlebihan. Bahkan hingga hilang rasa percaya diri dan timbul persepsi negatif terhadap diri sendiri. Tak ayal, jika dibiarkan terus menerus dapat membuat seseorang alami depresi dan alami penyakit mental lainnya. (fyi/nap)






