Mojokerto (beritajatim.com) – Satlantas Polres Mojokerto mulai menerapkan skema lintasan baru ujian praktik mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM) C. Jika masih gagal, Satlantas Polres Mojokerto memiliki inovasi SAMARA yakni SAntai Sore untuk MAhir berkendaRA bagi pemohon.
Skema lintasan baru ujian praktik tersebut berubah dari yang sebelumnya membentuk angka 8 dan zig-zag, kini menjadi lintasan berbentuk huruf S. Hal itu merujuk Keputusan Kakorlantas Polri Nomor: Kep/105/VIlI/2023 tanggal 4 Agustus 2023.
Skema lintasan baru ujian praktik tersebut mulai berlaku, Senin (7/8/2023). Setidaknya ada 30 pemohon SIM C yang melakukan ujian praktik SIM baru di Satlantas Polres Mojokerto di hari pertama penerapan skema lintasan baru ujian praktik SIM.
Salah seorang pemohon SIM, Cindy Agustin (21) mengatakan, skema lintasan baru tersebut lebih mudah dibanding sebelumnya dan pemohon diberikan kesempatan untuk menjalani pelatihan jika dalam praktik tersebut dinyatakan gagal. Warga Kecamatan Kutorejo ini, berharap bisa lulus ujian praktik SIM.
“Bagi kami pemohon SIM, ini lebih mudah. Kalau gagal di sini menyediakan untuk pelatihan gratis. Saya pernah gagal tiga kali yang dulu itu (lintasan lama), mungkin karena baru mencoba sehingga grogi. Iya dengan lintasan baru ini berharap bisa lulus,” ungkap.
Sementara itu, Kanit Regident Satlantas Polres Mojokerto, Iptu Harri Putra Makmur mengatakan, ada beberapa skema ujian praktik SIM yang mengalami perubahan. “Yang sebelumnya angka 8 berupa menjadi huruf S. Yang sebelumnya ada jalur zig-zag, tidak diadakan lagi,” katanya.
Masih kata mantan Kanit Gakkum Satlantas Polres Kediri, masyarakat dihimbau untuk memahami dalam pelaksanaan ujian praktik SIM. Apabila gagal, masyarakat diberikan kesempatan melakukan pengulangan sekali lagi karena Polres Mojokerto memiliki inovasi SAMARA.
“Jalur sebelumnya lebih kecil dari ini, sebelumnya 1,5 dari lebar kendaraan sekarang 2,5 dari lebar kendaraan. Dan masyarakat lebih mudah dalam melintasi jalur atau trek ujian praktik SIM ini. Jalur ujian praktik SIM baru ini mulai diterapkan hari Senin ini, tanggal 7 Agustus 2023,” jelasnya.
BACA JUGA:
Anak 13 Kali Gagal Ujian Praktik SIM, Ibu di Gresik Mengamuk
Namun yang ditekankan dari kepolisian bukan berarti dengan perubahan jalur atau pun trek ini, lanjut Kanit, menghilangkan uji kompetensi dari pengemudi. Namun yang sebelumnya sempurna nilai 100, dengan perubahan ini masyarakat dinilai baik atau cukup dalam berkendara.
“Karena dengan perubahan jalur atau trek ujian praktik SIM baru ini sesuai dengan jalur lalu-lintas yang ada di masyarakat. Namun jika masyarakat gagal, ada pelatihannya yang bisa digunakan masyarakat secara gratis saat sore hari. Ada anggota yang standby yang memberikan pelatihan,” ujarnya.
Menurutnya, pelaksanaan Samara di Polres Mojokerto ada setiap sore mulai Senin-Sabtu. Kanit menjelaskan, calon pemohon SIM bisa mendaftar untuk mengikuti Samara sesuai dengan waktu calon pemohon SIM. Pihaknya akan melakukan pendataan bagi mereka yang ingin mengikuti Samara.
“Di luar jam ujian dan itu gratis. Samara tidak dihitung tes tapi berupa pelatihan, artinya disini kita tekankan kompetensi masyarakat dalam berkendara sehingga bisa terwujudnya Kamseltibcarlantas (keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu-lintas),” paparnya.
Terkait perubahan skema lintasan baru ujian praktik SIM tersebut, lanjut Kanit, pihaknya memberikan sosialisasi kepada masyarakat sekitar. Pihaknya juga memberikan sosialisasi kepada pemohon sebelum melakukan ujian praktik SIM agar diteruskan kepada masyarakat.
“Hari ini, adaa sekitar 30 pemohon dan dinyatakan lulus karena kita ada petugas yang standby sebelum pemohon melakukan ujian praktik sudah memperkenalkan untuk lebih memahami. Dengan jalan kaki agar pemohon mengenali jalur atau trek baru,” tegasnya.
BACA JUGA:
Ujian Praktik SIM C di Polres Ponorogo Diklaim Lebih Mudah
Kanit menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menggunakan jasa calo dalam pengurusan SIM. Karena, tegasnya, dengan skema lintasan baru ujian praktik SIM tersebut lebih mudah dan kompetensi masyarakat ada untuk mengikuti ujian praktik SIM serta bisa melaksanakan Kamseltibcarlantas dalam kehidupan sehari-hari.
Sebelumnya, Korps Lalu Lintas Polri menerapkan skema lintasan baru ujian praktik untuk mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM) C alias SIM motor di seluruh tanah air pada, Senin 7 Agustus 2023. Lajur baru berbentuk huruf S dan menghilangkan zig-zag. [tin/but]
Berikut ini detail perubahan sirkuit tersebut :
1. Perubahan lintasan menjadi sebuah sirkuit yang mengakomodir 4 materi ujian praktik dengan ukuran yang sudah diperlebar dan tanpa materi Zigzag test atau slalom test.
2. Uji membentuk angka 8 digantikan dengan uji membentuk huruf S.
3. Untuk ukuran lebar lintasan diperlebar dari ukuran lama 1,5 kali lebar kendaraan menjadi 2,5 kali lebar kendaraan.
![Jangan Takut Gagal Ujian Praktik SIM di Polres Mojokerto Salah satu pemohon SIM C saat ujian praktik SIM di Satlantas Polres Mojokerto. [Foto : Misti/beritajatim.com]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/08/VideoCapture_20230807-182728_DKGDlvdu2f-1024x576.jpeg)







