Magetan (beritajatim.com) – Pemkab Magetan berusahan melengkapi data untuk verifikasi lanjutan Penghargaan Swasti Saba 2023. Bupati Magetan Suprawoto dan jajaran kepala dinas pun hadir dalam verifikasi tersebut di Ruang Jamuan Pendapa Surya Graha, Senin (7/8/2023).
Verifikasi lanjutan itu dilaksanakan secara virtual hybrid, semua kabupaten/kota diberikan kesempatan untuk pendalaman dokumen dan masih berpeluang untuk mendapatkan penghargaan atau berpindah kategorinya.
Bupati Suprawoto menyampaikan, verifikasi ini dalam rangka memperoleh penghargaan tertinggi Kabupaten/Kota Sehat. ” Ini merupakan verifikasi lanjutan Kabupaten/Kota Sehat, kita sudah berada di tingkat Wiwerda menuju ke tingkat Wistara. Data-data akan segera dilengkapi, hanya tiga item yang belum tercukupi,” kata Suprawoto.
Mantan Sekjen Kementerian Kominfo itu menyampaikan, dari sembilan tatanan, ada beberapa tatanan yang belum tercukupi. “Capaian tatanan ada yang masih 70-80%, karena data dukung pada bulan Mei belum tercukupi semuanya. Dan harus dilengkapi karena setiap indikator harus mencapai 90%. Dalam waktu dua kali 24 jam, kekurangan data harus segera dilengkapi,” imbuhnya.
Diketahui, Kabupaten Magetan menjadi salah satu dari 173 kabupaten/kota yang diusulkan mengikuti verifikasi lanjutan untuk menjadi Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Tingkat Nasional tahun 2023.
Sebagai tindak lanjut, verifikasi lanjutan ini dilaksanakan oleh tim pembina verifikasi KKS tingkat pusat, dengan pendalaman capaian indikator per tatanan.
Verifikasi ini merupakan kegiatan lanjutan yang sudah dilakukan tim pembina verifikasi Provinsi Jawa Timur, yaitu Assesment (Dokumen dan Lapangan) yang telah lolos dan lanjut pada verifikasi usulan dokumen (Penilaian capaian indikator per Tatanan).
Selanjutnya verifikasi ini yang menentukan lolos atau tidaknya untuk mendapatkan penghargaan Swasti Saba Wistara Tahun 2023 Kabupaten/Kota Sehat dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
“Verifikasi lanjutan ini merupakan tindak lanjut tahapan usulan dari tim pembina verifikasi Provinsi Jawa Timur. Kami selalu berupaya untuk mendorong Kabupaten/Kota untuk mengimplementasikan program sesuai dengan 9 indikator KKS,” terang Tim verifikasi Provinsi Jawa Timur. Seperti diketahui, Kabupaten Magetan sudah tiga kali berturut-turut mendapatkan penghargaan Swasti Saba.
Penghargaan swasti saba merupakan penghargaan yang diberikan setiap 2 tahun sekali oleh 0leh Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Kesehatan, kepada kota/kabupaten yang berhasil menyelenggarakan program tatanan yang ada dalam program Kabupaten/Kota Sehat (KKS). [fiq/kun]






