Sleman (beritajatim.com) – Panitia pelaksaan pertandingan PSS Sleman bakal menerapkan metode baru dalam penjualan tiket saat menjamu Persija Jakarta di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (4/8/2023) besok.
Menurut Ketua Panpel PSS Sleman, Yuyud Pujiarto, panitia akan memberlakukan metode pembelian yakni satu KTP atau Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk satu tiket.
Pemberlakuan aturan itu, dikatakan Yuyud, sebagai langkah pencegahan agar bisa menjalankan peraturan larangan away bagi suporter tim tamu dengan maksimal. “Berkaca dari pertandingan sebelumnya, Panitia Pelaksana (Panpel) PSS menerapkan metode baru untuk meminimalisir suporter tim tamu hadir. Untuk pembelian tiket hanya bisa dilakukan dengan satu Nomor Induk Kependudukan (NIK) asal Sleman dan hanya bisa membeli satu tiket,” jelas Yuyud, Kamis (3/8/2023).
Namun, langkah itu hanya akan diterapkan saat PSS Sleman menjamu tim dengan basis suporter besar yang memiliki resiko tinggi, salah satunya Persija. “Metode ini kami lakukan bukan tanpa alasan. Kemarin di laga menghadapi PSIS Semarang, panpel menemukan kurang lebih 40 NIK yang diindikasi didapat melalui penjualan tiket dimana mereka memiliki total 150 tiket,” jelasnya.
Selain itu, Yuyud juga mengajak PSS Fans untuk memberantas percaloan tiket, terutama calo NIK yang nantinya akan merugikan PSS Fans itu sendiri. “Kami dari Panpel juga mengajak PSS Fans untuk tidak membeli di calo dan tidak menjual NIK nya kepada suporter tim tamu. Panpel tentu akan berusaha maksimal agar suporter tim tamu tidak hadir dan tidak terkena denda lagi,” tuturnya.
Sementara Manajer Event PSS, Rangga Rudwino juga mengajak PSS Fans untuk bekerjasama memberantas calo NIK yang akan merugikan PSS dan juga PSS Fans itu sendiri. “Kemarin Panpel PSS sudah terkena denda dari Komisi Displin (Komdis PSSI) sebesar 25 Juta Rupiah buntut dari suporter tim tamu yang hadir kala menghadapi PSIS. Tentu kami tidak ingin hal ini terjadi lagi mengingat ini merugikan tim PSS. Kami dari Manajemen juga Panpel akan berusaha maksimal untuk menjaga agar pertandingan kondusif,” bebernya. (rk/kun)
BACA JUGA:
PSS Sleman Menang Tipis di Kandang Bali United






