Surabaya (beritajatim.com) – Setiap 2 pekan Pertamina, Shell dan British Petroleum (BP) melakukan penyesuaian harga BBM. Yuk intip siapa yang paling murah harganya di Jawa Timur.
Dikutip dari laman resmi Shell, Selasa (1/8/2023), kenaikan terendah terjadi pada BBM jenis Shell Super yang menjadi seharga Rp 13.280 per liter, atau naik Rp 360 dari sebelumnya dijual seharga Rp 12.920 per liter.
Sementara itu, kenaikan harga tertinggi terjadi pada produk Shell V-Power Diesel menjadi seharga Rp 14.410 per liter, atau naik Rp 820 dari sebelumnya seharga Rp 13.590 per liter.
Sementara harga penyesuaian di BP AKR adalah ; BP 92 per liternya Rp 12.990. BP Ultimate menjadi Rp 14.190 perliter serta BP Diesel Rp 13.970 per liter.
Sedangkan Pertamina melakukan penyesuaian harga untuk 3 produk. Di Jawa Timur, Pertamax Turbo
mengalami penyesuaian dari harga sebelumnya Rp 14.100 menjadi Rp. 14.500. Di sektor gasoil untuk Dexlite dari harga sebelumnya : 13.150 menjadi : Rp. 13.950. Dan terakhir untuk Pertamina Dex harga sebelumnya Rp. 13.550 sekarang menjadi Rp. 14.350.
Jika dilihat dari infografis perbandingan harganya, untuk jenis RON yang sama baik Gasoline ataupun Gasoil, Pertamina tetap memiliki harga paling murah untuk seluruh harga Bahan Bakar Khusus (BBK) Non Subsidi.
Area Manager Comm, Relation & CSR Ahad Rahedi mengatakan bahwa untuk BBK Non Subsidi, seluruh badan usaha hilir migas berdasarkan Perpres 191 Tahun 2014 diberikan kewenangan untuk melakukan penyesuaian harga berdasarkan harga minyak dunia.
“Masyarakat kami edukasi untuk terbiasa akan perubahan harga BBM Non Subsidi, kadang bisa naik dan turun tergantung harga minyak dunia,” ujar Ahad
Kendati demikian, Ahad mengharapkan dengan adanya penyesuaian ini, tidak menghilangkan loyalitas konsumen dalam memilih suatu Produk.
“Agar konsumen kami tetap loyal dan masyarakat tetap bisa merasakan BBM berkualitas dengan harga terjangkau, di Jawa Timur dan seluruh wilayah Indonesia harga BBK Pertamina tetap paling murah,” pungkas Ahad.[rea]






