Gresik (beritajatim.com) – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno bertemu dengan ribuan generasi millenial asal Kabupaten Gresik. Pertemuan yang digelar di Gedung Wahana Ekspresi Poesponergoro (WEP) kemarin (30/07) malam yang dikemas “Ngopi Bareng Mas Sandi”.
Dalam pertemuan itu, Sandiaga Uno menitipkan pesan kepada para millenial di Kota Gresik agar menjadikan momentum pesta demokrasi 2024 sebagai ajang mempercepat roda ekonomi.
“Mari kita berkolaborasi bersama membangun Indonesia agar bisa semakin maju dan jaya sesuai dengan visi kedepan Indonesia emas 2045,” ujarnya.
Ia menambahkan, saat ini tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah cukup tinggi. Tapi, di lapangan masih banyak masyarakat terutama di kalangan anak muda yang kesusahan dan bingung terkait akses kesediaan lapangan kerja.
“Mereka masih bingung dan masih kesusahan dengan lapangan kerja, itu yang anak muda. Belum lagi ibu-ibu protes harga bahan pokok yang dianggap masih membebani,” imbuhnya.
Sandiaga Uno menjelaskan dengan adanya ekonomi kreatif dan dibantu dengan teknologi maka akan ada solusi yang baik bagi kedua permasalahan itu.
“Ekonomi kreatif dapat membuka peluang usaha dan lapangan kerja serta melalui teknologi dan digitalisasi bisa memastikan harga bahan-bahan pokok itu stabil dan terjangkau,” paparnya.
Baca Juga: Staf Pribadi Sandiaga Uno Gabung Perindo
Dirinya mengapresiasi peningkatan para pelaku sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di wilayah Kabupaten Gresik termasuk dalam hal pertumbuhan Desa Wisata.
“Kami bertemu dengan para pelaku ekonomi kreatif yang sangat semangat untuk membantu dalam menciptakan peluang usaha, termasuk Bandar Grisse,” ungkap Sandiaga Uno.
Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau yang akrab disapa Gus Yani mengapresiasi Menparekraf atas ilmu dan pengalaman yang diberikan untuk warganya dalam acara diskusi ekonomi kreatif yang diinisiasi oleh Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Jawa Timur.
“Sektor ekonomi kreatif yang terbangun di Gresik tidak lepas dari tangan mas menteri, saya berterima kasih atas perhatian dan kunjungannya di Gresik serta berbagi ilmunya,” katanya.
Ketua Gekrafs Jawa Timur, Septrianto Maulana menuturkan, kegiatan yang digelar Gekrafs Jatim ini dihadiri lebih dari 1.000 millenial Gresik.
“Banyaknya millenial Gresik yang hadir menjadi bukti bahwa kita memiliki insemangat dan optimisme yang sama dalam mrmbangun sektor ekonomi kreatif Gresik,” pungkasnya. (dny/ted)
[berita-terkait number=”3″ tag=”gresik”]






