Jember (beritajatim.com) – Bupati Hendy Siswanto meminta Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) mendesain batik yang akan dikenakan oleh aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Pada acara Jambore Batik III di Wisata Puncak Rembangan, Jumat (28/7/2023) sore, Bupati Hendy mengungkapkan niatnya untuk meminta bantuan Ketua Dekranasda dan PKK dalam merancang batik yang dapat menjadi seragam para ASN dan non ASN di Pemkab Jember untuk kegiatan kerja harian.
Bupati Hendy mengakui bahwa Jember memiliki puluhan produsen batik. Kehadiran 150 pelaku batik dari seluruh Jawa Timur dalam acara jambore tersebut diharapkan dapat memberikan motivasi lebih bagi para pembatik di Jember. “Pemkab Jember bekerja sama dengan Dekranasda akan memfasilitasi para pembatik tersebut,” ujar Hendy.
BACA JUGA:
Jember Fashion Carnaval Tahun Ini Bakal Kedatangan Puluhan Tamu dari Jepang
Lebih lanjut, Hendy menegaskan komitmennya terhadap batik sebagai warisan budaya lokal yang memiliki kekuatan dalam budaya untuk generasi mendatang. “Kami sangat peduli dengan batik karena merupakan kearifan lokal yang menjadi kekuatan budaya bagi anak cucu kita,” jelasnya.
Acara Jambore Batik III dianggap sebagai kesempatan yang tepat untuk memperkuat peran batik dalam mendukung perekonomian daerah. Selain itu, ini juga menjadi sarana memperkenalkan budaya kepada masyarakat. “Tidak boleh melupakan budaya, karena itu merupakan hal yang sangat penting. Semoga acara hari ini mendatangkan berkah bagi semua,” ungkap Hendy. [wir/suf]






