Surabaya (beritajatim.com) – Meski sudah ada larangan untuk tidak melakukan away ke tim tuan rumah, akan tetapi upaya suporter untuk mendukung tim kebanggaanya cukup kuat.
Seperti salah satu suporter asal Kupang, Surabaya berinisial Aye yang sengaja berangkat ke Jakarta untuk melihat pertandingan laga ke-5 BRI Liga 1 Persija Jakarta melawan Persebaya, Minggu (30/7/2023) di Gelora Bung Karno, Jakarta mendatang.
Jauh sebelumnya, pemuda ini sudah menghubungi kenalannya di Jakarta dan melakukan COD dengan temannya yang juga the Jak Mania.
Baca Juga: Persebaya vs Persija, Aji Tak Persoalkan Absennya Marko Simic
“Saya dapet dari temen yang kebetulan The Jak jadi nanti kita tinggal COD aja kalau sudah sampai sana,” ungkapnya, Jumat (28/7/2023) kepada media.
Lebih lanjut dikatakan Aye, harga tiketnya memang berbeda tidak seperti biasa. Dia bersama 14 rekanya dengan dua macam yakni tribun atas Rp155 ribu dan bawah Rp145 ribu.
Bahkan ada persyaratan yang diberikan kepada para suporter Persebaya Surabaya ketika mendukung tim kebanggaanya salah satunya adalah datang dan selama bertanding tanpa menggunakan atribut.
Baca Juga: Anggaran Rp 2,25 Miliar untuk Insentif dan Honor Tenaga Kesehatan-Kader Posyandu di Sidoarjo
“Ada pesan yang masuk ke chat saya, tulisannya datang tanpa atribut atau sama dengan datang karena hati. Ada dua tipe tiket yang ditawarkan dan kita harus transfer dulu belinya,” imbuhnya.
Diketahui Aye bersama rekan-rekanya berangkat Jumat (28/7/2023), dengan naik kereta api. Keesokannya ia akan melakukan cod tiket dengan kenalannya. Ia pun mengaku tahu jika ada pelarangan nonton away, namun mereka tetap berangkat.
Sebelumnya Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, belum bisa memastikan sampai kapan larangan suporter menonton laga tandang berlaku. Ia mengatakan pencabutan aturan tersebut bergantung pada FIFA.
Baca Juga: Ketua Dewan Cabang PSHT Surabaya Larang Konvoi dan Arak-Arakan
Menurut pria yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN itu, larangan suporter tamu diberlakukan sesuai dengan arahan FIFA terkait transformasi sepak bola Indonesia, salah satunya adalah pengelolaan suporter.
Seperti diketahui, pada Liga 1 2023/2024, ada sejumlah perubahan aturan. Mulai dari format, aturan main, kuota pemain asing, hingga aturan mengenai suporter.
Salah satu aturan yang paling disorot adalah suporter tamu tidak diperkenankan hadir saat tim kesayangannya melakoni laga tandang. Aturan tersebut sepertinya akan berlaku selama satu musim. (way/ian)






