Surabaya (beritajatim.com) – Bandit beraksi di rumah mewah belakang Balai Kota Surabaya, Jalan Jaksa Agung Suprapto. Dalam peristiwa itu, seluruh instalasi kabel rumah hilang.
Sarmidi (46) tukang becak yang biasa ngetem di depan rumah itu mengatakan bahwa rumah dengan pagar warna hitam itu telah kosong selama setahun. Pemilik rumah hanya sesekali menengok. Ia pun tak mengetahui kapan aksi bandit bobol rumah mewah itu terjadi.
“Disini jam 7 malam gitu uda sepi. Jadi ga ada yang tahu kapan pencurinya masuk ke rumah,” ujar Sarmidi ketika diwawancarai di lokasi, Senin (24/07/2023).
Sementara itu, Kapolsek Genteng, Kompol Andika Lubis menjelaskan jika peristiwa pencurian itu baru diketahui pada hari Minggu (23/07/2023) sore. Pemilik rumah lantas melaporkan kejahatan ke Polsek Genteng.
Dari hasil olah TKP, disinyalir komplotan bandit pembobol rumah mewah naik dari lantai dua. Aparat kepolisian menemukan plafon yang jebol.
“Rumahnya kosong. Tapi ada beberapa perabotan,” kata Andika, Senin (24/07/2023).
BACA JUGA:
Nekat, Dua Bandit Curanmor di Surabaya Beraksi Siang Hari
Andika menegaskan tidak ada barang berharga yang hilang. Namun, tembaga kabel dan engsel-engsel pintu hilang diambil. Untuk pelaku, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan.
“Tidak ada kamera CCTV di dalam rumah masih penyelidikan,” pungkas Andika. [ang/but]






