Surabaya (beritajatim.com) – Sebanyak 22 karya berkonsep Human-Centered Design dipampang dalam Pameran Produk Tugas Akhir Program Studi (Prodi) Desain dan Manajemen Produk Fakultas Industri Kreatif Universitas Surabaya (FIK Ubaya).
Pameran ini digelar untuk memperkenalkan produk Tugas akhir mahasiswa yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Sesuai temanya, yakni ‘3XPOSE’, pameran kali ini ingin menonjolkan kreativitas dan semangat yang hadir dalam setiap karya.
“Semua produk yang ada melambangkan proses pemikiran, pengungkapan, dan aspirasi desainer untuk memecahkan masalah dan berfokus pada desain yang berpusat pada manusia atau human-centered design,” kata Ketua Graduation Exhibition (GradeX) 2023, Tania Kurniawan, Senin (24/7/2023).
Adapun karya yang ditampilkan dalam GradeX tersebut antara lain produk aksesoris, lifestyle, hingga furniture. Salah satunya yakni perabot kombinasi untuk area membaca anak. Produk ini, inovasi perancangan baru pada perabotan anak usia dini dengan menggabungkan rangkaian produk yang sudah ada secara terpisah menjadi satu kesatuan.
Tak hanya itu, ada pula tas cordura modular yang berfungsi sebagai media membawa barang bawaan dengan kapasitas bervariasi dari satu tempat ke tempat lain. Produk ini memiliki sistem modular yang dibantu oleh strap belt dan kain Velcro sehingga produk ini dapat dilepas dan dipasang dengan mudah.
Baca Juga: Ubaya Juara 5 Besar Pomprov Jatim II 2023, Bawa Pulang 7 Emas
Kemudian ada perabot penyimpanan modular yang menggunakan 100 persen material limbah botol plastik dengan teknik cetak. Produk ini dapat diubah menjadi meja, meja kecil, tempat penyimpanan, dan kursi.
Pada GradeX tahun ini, juga digelar workshop yang berkaitan dengan industri kreatif. Workshop tersebut antara lain fotografi, membuat prototipe cardboard, membuat dompet dari bahan kulit, membuat gantungan kunci dari benang macrame, stamp print totebag, serta membuat moodboard.
Ada pula talkshow soal FIK dari mahasiswa dan Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia (ADPII). “Workshop dan talkshow ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai ilmu-ilmu yang berkaitan dengan desain produk,” kata Tania.
Lewat acara ini, Tania berharap masyarakat bisa semakin memahami dan menghargai bidang industri kreatif, khususnya desain produk. “Semoga kami sebagai mahasiswa juga dapat lebih dekat dengan konsumen agar produk yang kami buat dapat dikembangkan dengan lebih baik,” harapnya. [ipl/ted]






