Surabaya (beritajatim.com) – Koordinator Musyarawah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Swasta, Erwin Darmogo menyebut bahwa ada sejumlah oknum SMP Negeri masih membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), meski sudah ditutup.
Dia meminta Dispendik untuk segera mensosialisasikan bahwa PPDP sekolah negeri telah ditutup. “Kami minta kepada Dispendik untuk mensosialisasikan bahwa PPDB negeri sudah tutup dan silahkan daftar ke sekolah swasta,” kata Erwin, Senin (24/7/2023).
“Dan mohon itu direalisasikan karena ada temen-teman dari swasta yang belum dapat murid. Itu kami tunggu, kami mohon dengan sangat pak wali,” tambahnya.
Erwin menyebut menyebut pagu atau maksimum siswa yang daftar di SMP Swasta 90 persen belum terpenuhi. Apalagi, dia menerima informasi masih banyak calon siswa yang belum mendaftar SMP. “Iya 90 persen belum terpenuhi Pagu. Karena masyarakat ingin masuk negeri. Ada orang-orang tertentu yang tidak bertanggung jawab untuk mengarahkan tetap masuk negeri walaupun PPDB sudah ditutup,” katanya.
Erwin merinci saat ini terdapat 262 SMP swasta yang berada di Surabaya. Diantaranya, hanya 10 persen smp yang pagunya terpenuhi.
MKKS swasta pun telah berkomunikasi dengan Dispendik untuk yang telah masuk ke sekolah swasta ke negeri untuk kembali ke swasta. “Tapi kan enggak semudah itu prosedurnya. Kalau orang tua yang minta cabut berkas (mengundurkan diri) ya itu haknya orang tua murid. Kita tak bisa menahan,”jelasnya.
Lebih lanjut Erwin menilai sekolah swasta selalu kekurangan murid sejak PPDB Zonasi diterapkan tahun 2017. Bahkan, sejak 2018 kasus kekurangan murid meningkat. “Ini paling tinggi dari tahun 2018 kasus sekolah kekurangan murid. Ini semakin parah di era Pak Wali Kota Eri Cahyadi. Tahun ini tinggi persentasenya,” ungkapnya.
Ia kembali menyampaikan salah satu penyebab Pagu tak terpenuhi karena banyak calon siswa baru yang belum daftar. Sebab, menunggu sekolah negeri. “Kami tunggu 1-2 hari ke depan bagaimana aksi dari Dispendik kalau tidak ada tindakan kami sowan ke Pak wali untuk menuntaskan masalah ini,” katanya.[asg/kun]
BACA JUGA:






