Kediri (beritajatim.com) – Komite Juang Reforma Agraria (KJRA) bersama kelompok masyarakat (pokmas) se-Karesidenan Kediri akhirnya tiba di Kantor Kementerian Pertanahan Badan Pertanahan Nasional (BPN) di Jalan Haji Agus Salim 58 Jakarta Pusat, pada Jumat (21/7/2023). Mereka kemudian mengadakan rapat di ruang rapat Dirjen Penataan Agraria.
Rapat dipimpin oleh Dirjen Penataan Agraria Drs. Dalu Agung Darmawan dan dihadiri juga oleh Direktur Landreform Ir. Dadat Dariatna. Sedangkan dari KJRA dipimpin oleh H. Marjoko berserta tim Pokmas Kediri Raya.
Pada mulanya, rapat dijadwalkan mulai jam 10.00 – 11.30 WIB. Tetapi karena audiensi dan masukan-masukan dari KJRA serta semua permasalahan agraria yang dihadapi warga, akhirnya rapat selesai lebih lama.

Baca Juga : Reforma Agraria Terganjal Oknum Birokrasi, KJRA Temui Jokowi
Beberapa persoalan agraria yang disampaikan oleh masyarakat Kediri Raya mendapatkan atensi dari BPN Dirjen Penataan Agraria. Rapat pun dilanjutkan usai Salat Jumat hingga berakhir pada pukul 15.00 WIB.
Penanggung Jawab Pembina KJRA H. Marjoko mengatakan, sesuai keputusan rapat, Dirjen Penataan Agraria BPN akan segera memerintahkan dan untuk ditindaklanjuti juga oleh BPN Provinsi dan Kota/Kabupaten Kediri Tulungagung Malang
“Alhamdulillah kedatangan kita disambut dengan sangat baik dan atensinya Kementerian Pertanahan BPN Pusat untuk segera ditindak lanjuti dari ATR BPN pusat sampai daerah sesuai Program Reformasi Agraria dan bersinergi dengan KJRA (pokmas),” terang H. Marjoko SH
Dalam rapat ini juga dilakukan penyerahan cinderamata kepada Kementerian Pertanahan BPN Dirjen Penataan Agraria Drs. Dalu Agung Darmawan oleh Pembina KJRA H. Marjoko.
Baca Juga : Bupati Hendy: Persoalan Agraria di Jember Tidak Terlalu Rumit
“Karena sangat baiknya atensinya demi kepentingan program reformasi Agraria utk masyarakat banyak di kediri raya jadwal rapat di kantor BPN dengan Dirjen Penataan Agraria selesai jam 15.00 WIB,” tambah H. Marjoko.
Jadwal kedatangan selanjutnya, imbuh Marjoko, bisa sampai ke Istana Merdeka pada pukul 16.10 WIB. Karena waktu sudah sore, maka kedatangan tim KJRA disambut oleh Staf Kantor Kepresidenan.
Di Istana Merdeka, KJRA dan Pokmas menyerahkan Cinderamata untuk Presiden Jokowi berupa Patung Garuda, hasil kerajinan batu marmer onix Tulungagung, Jawa Timur. Dan dijadwalkan KJRA dan Pokmas akan bertemu dengan Presiden Jokowi, pada hari Senin besok.

Sebelumnya, KJRA dan Pokmas Kediri Raya meluruk Istana Negara Jakarta untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Mereka akan memperjuangkan kepemilikan tanah dan perhutanan sosial dalam program Reforma Agraria.
Baca Juga : Gelar FGD Reforma Agraria, PaSKA Madura Hadirkan Tokoh Muda Sumenep
Mereka memperjuangkan 17 ribu pemohon tanah redistribusi di wilayah Karesidenan Kediri. Pasalnya, program reforma agraria yang menjadi prioritas Presiden Jokowi tidak berjalan mulus di Kediri Raya.
Ganjalan program prioritas presiden itu justru datang dari oknum birokasi. Mereka akhirnya mengadukan persoalan itu kepada presiden, agar Keppres 86 Tahun 2018 dijalankan semata-mata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. [nm/ted]






