Pasuruan (beritajatim.com) – Sempat berhenti selama dua tahun, festival anggrek skala nasional kembali digelar. Festival dengan nama Pasuruan Orchids Festival 2023 ini digelar di Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.
Setidaknya ada 50 lapak yang menampilkan anggrek dari berbagai macam daerah. Mulai dari Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, Sumbawa, dan Nusa Tenggara Barat.
Banyak jenis anggrek yang di pamerkan pada festival bunga mulai dari anggrek yang mudah di rawat hingga anggrek yang langkah keberadaannya. Jenis anggrek yang dipamerkan ini jenis angrek bulan, anggrek vanda, dan anggrek dendrodium.
“Ada ribuan anggrek yang ikut festival, dan berbagai macam warna bunga. Mulai dari campuran kuning, ungu, putih, merah muda, hingga yang punya corak khas,” kata Ketua Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) DPC Pasuruan, Samsul Arifin.
Bahkan ada pula anggrek yang memiliki corak seperti macan dan ada juga anggrek dari Papua yakni anggrek besi. Ribuan anggrek yang dipamerkan ini tak hanya diperoleh bibitnya dari Indonesia, tapi ada pula yang di luar negri. seperti Singapura, Myanmar, Thailand.
BACA JUGA:
Smart Garden, Teknologi Budidaya Anggrek Buatan Dosen UM Berbasis IoT
Samsul mengatakan bahwa dalam kontes tersebut ada 74 tanaman yang mengikuti perlombaan. 74 tanaman ini akan memperebutkan tiga kategori yakni Best Of Show, Best Of Species, Best Of Hybrid.
“Pemenangnya merupakan warga Pasuruan sendiri, yakni Mike Kasem, pembudidaya anggrek asal Desa Nogosari, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Anggrek yang dimilikinya ini juga sering menang lomba,” tambahnya.
BACA JUGA:
Wali Kota Kediri Harap Konservasi Anggrek Hutan Kota Joyoboyo
Bahkan anggrek pemenang dalam Pasuruan Orchids Festival 2023 jika dijual bisa mencapai Rp25 juta. [ada/beq]






