Jember (beritajatim.com) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Jember tidak berani memasang target 10 besar perolehan medali dalam Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur VIII, 9-16 September 2023.
“Yang jelas kami tidak berani ngomong target menembus 10 besar,” kata Ketua Bidang I KONI Jember Soetriono, ditulis Rabu (19/7/2023).
Bahkan, Soetriono tidak berani memasang target 15 besar perolehan medali. KONI Jember menetapkan target porprov tahun ini berdasarkan asumsi. “Kalau daerah-daerah lain mengirim atlet dan ofisial dengan kuota dan anggaran terbatas, kami masih bisa bersaing,” katanya.
“Tapi kalau daerah lain mengirim jumlah atlet dan ofisial seperti tahun kemarin (Porprov VII), perlakuan sama seperti tahun kemarin, saya belum bisa bicara soal target,” kata Soetriono.
Padahal sebelumnya Bupati Hendy Siswanto menargetkan kontingen Kabupaten Jember minimal bisa mempertahankan prestasi porprov sebelumnya. Dalam Porprov VII tahun lalu, Jember menembus peringkat 9 dengan perolehan 20 medali emas, 17 perak, dan 45 perunggu.
“Target saya, bisa naik satu dua poin sudah cukup. Tapi minimal harus bisa mempertahankan posisi kesembilan. Kali ini tantangannya berat karena main di luar kandang. Kalau kemarin kan temannya banyak,” kata Hendy tertawa, sebagaimana dilansir Beritajatim.com, Minggu (16/7/2023).
Rencananya tahun ini KONI Jember akan memberangkatkan kontingen berkekuatan 400 orang untuk 42 cabang olahraga. “Itu atlet plus ofisial. Diharapkan cabor beregu hanya memberangkatkan 2-3 ofisial, tidak sebanyak tahun kemarin. Kami kemarin diperkuat 700 orang atlet plus ofisial,” kata Soetrioni
Penentuan kuota jumlah atlet setiap cabang olahraga yang akan diberangkatkan didasarkan pada prestasi tahun sebelumnya. “Kalau dia melampaui seratus persen target (Porprov Jatim) tahun kemarin, maka akan diberikan kuota yang sama,” kata Soetriono.
Soetriono mencontohkan cabor tenis lapangan. Pengurus cabor ini akan mengirimkan 15 orang atlet dan ofisial, sama seperti dalam Porprov VII tahun lalu. Ini karena cabor tenis berhasil melampaui target perolehan medali yang ditetapkan pada porprov saat itu.
Ada 13 cabor unggulan Jember dalam Porprov VIII. “Tahun kemarin ada cabor yang tidak sesuai target diturunkan menjadi bukan unggulan. Kemudian ada cabor yang melampaui target yang sebelumnya bukan unggulan menjadi unggulan,” kata Soetriono.
“Saya lupa apa saja cabor unggulannya. Tapi yang jelas tenis, dance, sepak bola pasti unggulan karena kemarin meraih emas, tarung derajat, wushu, drum band, dan lain-lain,” kata Soetriono.
Namun Soetriono mengingatkan, prestasi Jember dalam Porprov VIII mendatang akan tergantung pada pelaksanaan pemusatan latihan atau training center (TC). “Proses mencari juara mengharuskan adanya TC dengan sistem promosi dan degradasi. Kalau itu tidak dilakukan, pasti kita tidak tahu targetnya mengarah ke mana,” kata Soetriono. [wir]






