Ponorogo (beritajatim.com) – Nasib 4 Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Ponorogo ini, masih lebih baik daripada 5 SDN yang tahun pelajaran baru ini, sama sekali tidak memperoleh siswa. Keempat sekolah tersebut masih beruntung masih ada siswa yang mendaftar.
Meski dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ini, sekolah – sekolah itu, hanya dapat 1 siswa. Sekolah itu adalah SDN Setono (Jenangan), SDN Nambak (Bungkal), SDN 2 Pondok (Bungkal) dan SDN Gupolo (Babadan).
Prayitno, Kepala SDN Setono, yang sekolahnya salah satu yang mendapatkan hanya 1 siswa menyebutkan bahwa pihaknya masih membuka pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB). Sebab, biasanya setelah hari masuk sekolah, ada saja orangtua yang baru mendaftarkan anaknya ke sekolah.
“PPDB tahun ini, SDN Setono baru ada 1 siswa yang mendaftar. Biasanya, setelah masuk seperti ini, ada tambahan siswa lagi. Namun, untuk nanti, ya tidak tahu ada tambahan atau tidaknya,” kata Kepala SDN 1 Setono, Prayitno, Senin (17/07/2023).
Perolehan peserta didik yang hanya 1 siswa cukup memprihatinkan. Kekurangan siswa ini, sebenarnya sudah terjadi pada tahun pelajaran 2022/2023 lalu. Namun, hasil penerimaannya masib lebih baik, yakni hanya dapat 5 siswa saja. Prayitno menyebut bahwa pihaknya masih membuka pendaftaran peserta didik baru. Hingga saat ini, total siswa yang ada di SDN Setono berjumlah 38 siswa. “Tahun lalu ada 5 siswa yang mendaftar. Posisinya saat ini, masih jauh dari yag diharapkan,” katanya.
Meski hanya ada 1 siswa, namun para guru di SD tersebut tetap harus memberikan pelajaran. Kekurangan siswa yang dialami oleh SDN Setono ini, kata Prayitno dikarenakan peta wilayah untuk bersekolah hanya ada 1 dusu saja. Itupun, yang usia TK hanya sedikit dan juga berpotensi untuk diperebutkan oleh sekolah yang ada di luar desa. “Tahun depan, kita akan lebih berusaha lagi untuk mendapatkan siswa. Guru bisa door to door untuk mempromosikan keunggulan dari SDN Setono,” pungkasnya.(end/kun)
BACA JUGA:






