Surabaya (berirajatim.com) – Setelah sebelumnya sukses dibawakan Happy Asmara, lagu Rungkad kini kembali diciptakan oleh Vicky Prasetyo, dengan judul Rungkad 2.
Rungkad sendiri dapat dimaknai sebagai perasaan yang hancur karena patah hati. Hal ini sesuai dengan lirik lagunya yang bercerita tetang perasaan sakit hati seseorang karena dikhianati oleh pasangannya.
Padahal sebelumnya, ia diperlakukan dengan penuh perhatian. Semua yang sudah diberikan pun nyatanya tetap saja berakhir menyakitkan.
Adapun liriknya yang paling popular ialah “Tiwas wes all in, tapi endinge nyakitin” atau dalam Bahasa Indonesia berarti sudah diberikan seluruhnya, tapi berakhir menyakitkan.
Baca Juga: Google Akan Hapus Gmail, Begini Cara Agar Email Kamu Tidak Hilang
Adapun official music video Rungkad 2 ini sudah bisa ditonton pada kanal YouTube Vicky Prasetyo, sejak Jumat (14/7/2023). Para penikmat lagu dangdut Jawa pun banyak yang meninggalkan komentar positifnya terkait lagu ini.
“Lagunya enak sekali. Saya yang orang Jawa suka mendengarkan lagunya Mas Vicky. Semoga bisa dinyanyikan Mbak Happy Asmara agar bisa meledak dan trending,” tulis @hes*** dalam Bahasa Jawa.
Lirik dan terjemahan lagu Rungkad 2 – Vicky Prasetyo
**
Tiwas wes all in
(Padahal sudah kuberikan semua)
Tapi endinge nyakitin
(Tapi akhirnya menyakitkan)
Wes rungkad entek-entekan
(Sudah hancur habis-habisan)
Ora ono kepastian
(Tidak ada kepastian)
Wes cukuo pisan iki
(Sudah cukuo sekali ini)
Ojo nganti tak baleni
(Jangan sampai ku ulangi)
Wes tatas
(Sudah selesai)
Rungkad
(Hancur)
Mendingan tak pegat
(Mendingan ku putus)
Saiki aku wes ngerti
(Sekarang aku sudah tahu)
Ati-ati karo pasangan seng gemati
(Hati-hati dengan pasangan yang perhatian
Ora terdeteksi carane ngelarani
(Tidak terdeteksi caranya menyakiti)
Main alus terus nikung mburi
(Main halus kemudian menikung belakang)
Baca Juga: Mengenal Fitur Bing AI, Begini Cara Menggunakannya
*
Sempet kepancing
(Sempat terpancing)
Nggawe aku ora iling
(Membuat aku tidak ingat)
Aku wes full sayang
(Aku sudah sayang penuh)
Tega-tegane aku dibuang
(Tega-teganya aku dibuang)
**
Tiwas wes all in
(Padahal sudah kuberikan semua)
Tapi endinge nyakitin
(Tapi akhirnya menyakitkan)
Wes rungkad entek-entekan
(Sudah hancur habis-habisan)
Ora ono kepastian
(Tidak ada kepastian)
Wes cukuo pisan iki
(Sudah cukuo sekali ini)
Ojo nganti tak baleni
(Jangan sampai ku ulangi)
Wes tatas
(Sudah selesai)
Rungkad
(Hancur)
Mendingan tak pegat
(Mendingan ku putus)
Baca Juga: Mak Ganjar Jatim Latih Ibu-ibu Cara Bikin Buket Snack
*
Sempet kepancing
(Sempat terpancing)
Nggawe aku ora iling
(Membuat aku tidak ingat)
Aku wes full sayang
(Aku sudah sayang penuh)
Tega-tegane aku dibuang
(Tega-teganya aku dibuang)
**
Tiwas wes all in
(Padahal sudah kuberikan semua)
Tapi endinge nyakitin
(Tapi akhirnya menyakitkan)
Wes rungkad entek-entekan
(Sudah hancur habis-habisan)
Ora ono kepastian
(Tidak ada kepastian)
Wes cukuo pisan iki
(Sudah cukuo sekali ini)
Ojo nganti tak baleni
(Jangan sampai ku ulangi)
Wes tatas
(Sudah selesai)
Rungkad
(Hancur)
Mendingan tak pegat
(Mendingan ku putus)
Baca Juga: Mesin Politik Belum Bergerak, Achmad Fauzi Sudah Populer di Surabaya
**
Tiwas wes all in
(Padahal sudah kuberikan semua)
Tapi endinge nyakitin
(Tapi akhirnya menyakitkan)
Wes rungkad entek-entekan
(Sudah hancur habis-habisan)
Ora ono kepastian
(Tidak ada kepastian)
Wes cukuo pisan iki
(Sudah cukuo sekali ini)
Ojo nganti tak baleni
(Jangan sampai ku ulangi)
Wes tatas
(Sudah selesai)
Rungkad
(Hancur)
Mendingan tak pegat
(Mendingan ku putus)
Wes tatas
(Sudah selesai)
Rungkad
(Hancur)
Mendingan tak pegat
(Mendingan ku putus)
(fyi/ian)






