Bangkalan (beritajatim.com) – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Bunajih, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan, overload. Sehingga 6 kendaraan yang berisi sampah tidak menemukan tempat pembuangan.
Salah satu warga Bangkalan, Abdurahman Tohir angkat bicara terkait polemik pengelolaan sampah, menurutnya pemerintah tidak mampu mengendalikan dan pengelola sampah di Kabupaten Bangkalan. “Warga yang diberi bau busuknya sampah dan sedangkan para pejabatnya jauh lebih busuk dari sampah itu sendiri,” terangnya, Rabu (12/7/2023).
Selain itu, Abdurahman Tohir juga akan melakukan aksi turun jalan dengan membawa sampah untuk dibuang di kantor Pemerintah Bangkalan dan juga di rumah Dinas Bupati bangkalan.
“Dengan banyaknya teriakan masyarakat Bangkalan, maka saya akan melakukan aksi sampah dengan membuang sampah ke Kantor Pemkab Bangkalan atau rumah dinas Bupati Bangkalan, jangan hanya masyarakatnya yang diberikan bau busuknya sampah,” keluhnya.
Pantauan di lokasi, Sebanyak 6 truk dan satu pick up pengangkut sampah terparkir di belakang Stadion Gelora Bangkalan (SGB). Sejumlah armada itu kebingungan lantaran tidak bisa membuang sampah karena TPA tersebut overload.[sar/kun]
BACA JUGA:






