Pasuruan (beritajatim.com) – Sektor pendidikan dan kesehatan terus menjadi program prioritas Pemerintah Privinsi (Perprov) Jawa Timur. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, saat menutup Rakernas Rabithah Alawiyah.
Wagub Emil menjelaskan, dirinya berkomitmen mendorong pendidikan holistik. Dimana pendidikan berbasis karakter terus dikembangkan di banyak sekolah di Jatim.
“Ketika kita berbicara tentang membangun pendidikan berkarakter berarti kita berbicara mengenai bagaimana mempersiapkan generasi penerus yang memiliki ilmu pengetahuan dengan budi pekerti yang baik. Maka pendidikan di pondok pesantren tempatnya,” jelasnya saat memberi sambutan di Musyawarah Kerja Nasional (Muskernas) Rabithah Alawiyah Tahun 2023 di Pondok Pesantren Suniyah Salafiyah Kota Pasuruan, Minggu (9/7/2023).
BACA JUGA:
Wagub Jatim Ajak Semua Pihak Majukan Prestasi Sepakbola
Menurut Emil, dalam Ponpes, siswa siswi yang belajar tak hanya dididik, melainkan juga diasuh. Konsep pengasuhan di Ponpes inilah yang wajib disyukuri didalam menjaga pilar bagi para generasi muda.
Hal ini dikarenakan peradaban tidak dihasilkan oleh mereka yang cerdik dalam berkarya saja. Melainkan juga mereka yang harus menjaga nilai atau tatanan yang ada di tengah masyarakat.
Sedangkan di sektor kesehatan, saat ini Pemprov Jatim terus memberikan perhatian bagi masyarakat. Perhatian ini dilakukan memalui perlindungan kesehatan dan mendorong terlaksananya Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
BACA JUGA:
Wagub Emil Tinjau Kondisi Jemaah Haji Berkebutuhan Khusus
“Sistem kesehatan dan pendidikan yang kita bangun tidak bisa paripurna jika tidak di dukung penuh oleh seluruh lapisan masyarakat. Komitmen kami bersama Ibu Gubernur untuk terus meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Jatim terus dimaksimalkan,” tegasnya.
Emil berharap, Muskernas Rabithah Alawiyah dapat menghasilkan berbagai rekomendasi strategis didalam memberikan masukan kepada Pemprov Jatim. Sehingga nantinya bisa dijadikan kebijakan yang manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat luas. [ada/suf]






