Tuban (beritajatim.com) – Update kabar jemaah haji asal Kabupaten Tuban yang meninggal dunia kini menjadi 7 orang. Hal itu disampaikan oleh Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Tuban Ahmad Munir yang kebetulan menjadi ketua pendamping jemaah haji, Minggu (09/07/2023).
Adapun data 7 jemaah haji asal Kabupaten Tuban yang meninggal dunia di tanah suci sebagai berikut :
1. Dimyati Mardin Khusnan kloter 24 asal Desa Leran, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban meninggal dunia usai kelelahan saat beribadah di Mekkah pada senin 5 juni 2023 sekitar pukul 13.00 WAS atau sekitar pukul 18.00 WIB.
“Almarhum meninggal karena kelelahan. Namun, rekam medisnya mencatat mempunyai riwayat kolestrol tinggi dan almarhum sudah dikuburkan di Pemakaman Baqi,” ujar Ahmad Munir.
2. Ahmad Ibnu Sholah bin KH. Mahmud kloter 18 asal Desa Tanggir, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban. Dari informasi yang beredar, diduga almarhum kecelakaan karena tidak sengaja tertabrak bus saat almarhum berada di belakang kendaraan, tiba-tiba bus berjalan mundur dan menabrak almarhum.
BACA JUGA: Lagi, Jemaah Haji Asal Tuban Meninggal Dunia
“Penyebab meninggalnya karena kecelakaan dan pihak keluarga keberatan untuk dipublikasi,” terang Munir sapaannya.
3. Abdullah Sidik bin Syamsuri Munaji atau Gus Abdullah asal Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban ketua regu dari kloter 18 meninggal dunia di Mekkah, Arab Saudi selasa 13 juni 2023 pukul 16.14 WAS.
“Dia mengalami serangan jantung dan masuk dalam kategori jemaah haji risiko tinggi (risti) karena penyakit diabetes,” kata Munir.
Sebelumnya, Abdullah melaksanakan ibadah umrah sunah tiba-tiba terkena serangan jantung dan langsung dilarikan di Rumah Sakit King Faishal Makkah. Namun, sesampainya di RS almarhum tidak dapat diselamatkan.
4. Suparman asal Desa Kemoro, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban meninggal dunia akibat serangan jantung di Mekkah, Arab Saudi rabu 22 juni 2023 pukul 13.30 WAS di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) karena sakit jantung, dia juga masuk dalam kategori risti sakit jantung.
5. Suparti binti Urip Tirto (80) asal Desa Sidomulyo, Kecamatan Jatirogo kloter 18 meninggal karena serangan jantung koroner pada selasa malam 4 juli 2023 atau pada pukul 16.55 WAS di rumah sakit King Faishal Makkah dan dimakamkan di pemakaman Surayya Mekah.
“Almarhumah masuk dalam jemaah haji kategori risti yang memiliki riwayat penyakit darah tinggi,” ungkap Munir.
6. Sulasmi binti Astro Djari (71) asal Desa Sawahan, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban kloter 18 dari hasil diagnosa terkena serangan jantung dan meninggal di RS King Faisal Arab Saudi hari rabu 5 juli 2023 pada pukul 03.00 WAS atau pukul 07.00 WIB.
“Dia dimakamkan di pemakaman Surayya Mekah, masuk kategori risti dengan riwayat penyakit diabetes dan hypertensi,” imbuhnya.
7. Sitin Rono Djijat asal Desa Kaligede, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban kloter 24 meninggal dunia pada hari jumat 7 juli 2023 pukul 13.40 WAS di RS An-Nur Makkah.
Dari 7 jemaah haji asal Tuban yang meninggal dunia, Ahmad Munir berharap tak ada jemaah lagi yang dikabarkan meninggal dunia dan pihaknya berpesan agar tetap jaga kesehatan untuk hari kepulangan di tanah air. [Ayu/nap]






