Surabaya (beritajatim.com) – Sebanyak 30 milenial dari seluruh Jawa Timur antusias mengikuti Milennial Fashion Bootcamp yang digelar di SMKN 3 Malang pada 25-27 Juni 2023.
Kegiatan yang digagas oleh Dekranasda Jawa Timur bekerjasama dengan Dinas Koperasi UMKM Provinsi Jatim ini salah satu tujuannya untuk mencetak desainer muda profesional.
Dalam bootcamp selama tiga hari ini, perwakilan siswa atau mahasiswa diminta untuk membuat desain baju, melakukan proses pemotongan kain, hingga menjahit atau merealisasikan menjadi pakaian.
Mereka didampingi oleh mentor berpengalaman. Melihat hasil karya peserta bootcamp, Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak mengaku senang dan bangga.
“Saya senang melihat hasilnya, mengingat waktu yang diberikan hanya tiga hari, karyanya sangat maksimal. Luar biasa kegigihan anak-anak ini dengan waktu singkat menghasilkan karya yang bagus melebihi ekspektasi saya,” kata Arumi yang hadir di penutupan bootcamp.
Menurut Arumi, dengan menghadirkan profesional di bidangnya, para peserta bootcamp akan siap menghadapi pasar. Tujuan utama kegiatan ini adalah pembinaan generasi milenial agar mereka punya pengalaman di luar sekolah, dan memadukan antara teori dengan kebutuhan pasar di dunia nyata.
“Saya lihat cutting pakaiannya sudah seperti desainer profesional. Saya apresiasi untuk semua pihak yang mau memfasilitasi, Dekranasda, termasuk mentor yang sudah totalitas,” tuturnya.
Dari 30 karya yang dihasilkan, dipilih 12 karya yang dinilai terbaik untuk nantinya akan ditampilkan di fashion show di Surabaya pada Agustus mendatang. Arumi sendiri juga berkesempatan memilih satu yang terbaik dari puluhan karya peserta.
“Saya inginnya semua punya kesempatan, tetapi kita harus pilih 12 karya yang terbaik,” ujar Arumi.
Meski kegiatan seperti ini baru pertama digelar, Arumi berharap kegiatan serupa bisa rutin dilaksanakan.
“Harapannya bisa rutin dilakukan,bahkan tak hanya di bidang fashion, tetapi juga bidang-bidang lainnya yang memang bisa menjawab kebutuhan pasar,” tandasnya.
Hal senada diungkapkan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, Andromeda Qomariah. Ia pun mengapresiasi karya-karya yang dihasilkan peserta bootcamp. Andromeda juga berkesempatan memilih satu karya terbaik.
“Saya yakin juri juga bingung memilih karena semua karyanya bagus-bagus,” ujarnya.
BACA JUGA:
Emil Dardak Masuki Usia 39 Tahun, Arumi Minta Diajak Jika Puber Kedua
Salah seorang peserta Millennial Fashion Bootcamp, Febrina menilai bahwa kegiatan ini sangat mendidik, apalagi untuk desainer pemula seperti dirinya. Karya mahasiswa D4 jurusan desain busana ini masuk menjadi 12 besar karya terbaik.
“Banyak ilmu yang saya dapat, mentor juga sangat membantu. Meski desain saya belum maksimal tetapi saya bersyukur bisa terpilih dalam 12 yang terbaik,” katanya. [tok/but]






