Gresik (beritajatim.com) – Keberadaan komunitas film asal Gresik ternyata memiliki sejarah yang panjang. Komunitas yang beranggotakan puluhan anak-anak muda tersebut lahir sejak tahun 2011. Mereka sebagian besar alumnus Airlangga Broadcast Education. Hingga kini mereka tetap menghidupkan dunia film dengan nama Gresik Movie namanya.
Anak-anak muda yang tergabung dalam komunitas itu saat lulus langsung ingin mengadu nasib ke Jakarta di dunia perfilman. Tapi, dalam perjalanannya usaha tak sesuai harapan.
Satu per satu alumnusnya pulang kampung bertukar pikiran dan pengalaman selama di ibu kota. Daripada diam, anak-anak muda ini memutuskan untuk membentuk komunitas. Yakni Gresik Movie. Komunitas yang selalu mengangkat seputar Gresik dalam bentuk film.
Dibentuknya Gresik Movie juga tidak mudah untuk mempromosikan karya-karya mereka. Di tahun-tahun awal, mereka melakukan pemutaran film dari kampung ke kampung.
“Kami keliling dari kampung ke kampung untuk mengenalkan karya film,” ujar Irfan Akbar salah satu pendiri Gresik Movie, Selasa (27/06/2023).
Irfan menceritakan hingga saat ini Gresik Movie sudah memiliki 32 film yang mengangkat kearifal lokal Gresik. Malahan film karya ke-32 berjudul Gemintang berhasil juara II Festival Film Kementrian Pariwisata Ekonomi Kreatif.
BACA JUGA:
Smekdors Rilis Film ‘KLIK’, Seratus Persen Karya Siswa
“Dari kampung ke kampung itu kemudian banyak anak muda yang bergabung ke Gresik Movie. Kami ingin terus fokus film bercerita Gresik,” ungkapnya.
Irfan juga menambahkan, harapannya melalui karya film ini. Kota Gresik lebih dikenal lagi tidak hanya di Jawa Timur. Tapi juga nasional bahkan kalau bisa mendunia.
“Melalui karya film nama Gresik bisa dilihat secara jelas. Ada kearifan lokal yang bisa dipromosikan baik itu budaya maupun seninya,” imbuhnya. [dny/but]






