Blitar (beritajatim.com) – Perusak tiga mobil dan water barrier di Jembatan Trisula yang menghubungkan Kabupaten Blitar dengan Tulungagung akhirnya tertangkap. Pelaku adalah Jaenal, pria asal Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar.
Pria yang mengamuk di atas jJembatan Trisula itu ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Srengat setelah mengacak-acak kantor salah satu perusahaan ternak. Jaenal juga sempat melarikan diri saat hendak ditangkap petugas Polsek Srengat.
“Katanya nyari pacarnya nggak ada. Terus kaca kantor kandang ayam itu dirusak. Namun karena korban mengetahui kalau pelaku ini tidak waras, kami upayakan mediasi. Lha malah kabur anaknya,” kata Kanit Reskrim Polsek Srengat AKP, Waras, Selasa (13/06/23).
Jaenal sendiri bukan sekali ini membuat onar. Pemuda 23 tahun itu beberapa bulan lalu juga sempat merusak dan memecahkan sejumlah pot bunga yang berada di depan kantor Wali Kota Blitar.
Pemuda asal Wonotirto itu memang mengalami depresi berat. Menurut polisi dari keterangan pihak keluarga Jaenal depresi akibat cintanya ditolak oleh seorang perempuan.
Sejak saat itu, Jaenal sering mengamuk. Meski demikian kadang kala Jaenal juga sehat dan normal.
Baca Juga:
Jalan Rusak Binangun Blitar Diambil Alih Pemerintah Pusat
“Iya pelakunya sama. Memang dari kasus dulu-dulu anak ini stres. Sekarang kami amankan di Polsek Srengat sambil menunggu dijemput orang tuanya dari Wonotirto. Katanya tadi bersama petugas dari Dinas Kesehatan juga,” imbuhnya.
Jaenal juga pernah dilaporkan merusak sebuah posko pengamanan polisi di wilayah hukum Polres Blitar Kota. Kemudian bulan lalu, dilaporkan merusak delapan pot bunga dan dua lampu di depan Kantor Wali Kota Blitar. Namun semua kasus yang melibatkannya diselesaikan dengan restoratif justice.
Pihak kepolisian resor Blitar Kota, memang telah berkoordinasi dengan pihak keluarga. Polres Blitar Kota menyebut pihak keluarga telah menyepakati untuk mengobati Jaenal ke rumah sakit jiwa.
“Hari ini sesuai instruksi sy ke polsek pelaku direkomendasikan untuk rawat jalan ke RSJ apabila memang ODGJ sehingga tidak ada lagi laporan kasus perusakan dan tentunya ybs dapat dilakukan perawatan medis untuk mengobati gangguannya,”
Lalu, hari ini terekam CCTV dengan sengaja menggulingkan deretan water barier di sepanjang Jembatan Trisula, Kademangan. Setelah itu, dia juga terekam kamera memukuli kaca depan sebuah ambulans dengan sebuah tongkat kayu.
Sebelumnya ditulis ada tiga mobil yang rusak kaca depannya, informasi terbaru dari narasumber merevisi, jumlah kaca mobil yang rusak hanya dua. Yakni sebuah ambulans dan sebuah mobil Honda Jazz. [owi/beq]






