Ponorogo (beritajatim.com) – Angin segar untuk para ketua OSIS tingkat SMP/MTs di Kabupaten Ponorogo yang lulus tahun ini. Pasalnya, dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2023, mereka berkesempatan dapat Golden Tiket untuk masuk sekolah yang diinginkannya. Tahun ini, Gubernur Provinsi Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa membuat kebijakan baru, Golden Tiket dalam PPDB 2023. Dimana Golden Tiket ini, peruntukannya untuk lulusan SMP/MTs yang mempunyai prestasi menjadi ketua OSIS.
“Golden Tiket untuk ketua OSIS ini kebijakan baru di PPDB 2023, diluncurkan oleh Bu Gubernur,” kata Kasie SMA Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jatim wilayah Ponorogo, Eko Budi Santoso, Selasa (13/06/2023).
Kebijakan kuota Golden Tiket dalam PPDB tahun 2023 ini, untuk mempersiapkan calon pemimpin di masa depan. Namun, Eko menggarisbawahi bahwa setiap SMA/SMK hanya mendapatkan kuota Golden Tiket untuk 1 orang saja. Dia mencontohkan jika sekolah A yang daftar untuk jalur Golden Tiket lebih dari 1 orang, maka akan dilakukan perengkingan sesuai prestasinya. Nantinya, rangking pertama yang berhak masuk ke sekolah tersebut.
“Golden Tiket ini sebenarnya diambil dari kuota jalur prestasi lomba 5 persen. Kuota ini diberikan untuk menjaring siswa yang multitalenta dan memiliki jiwa kepemimpinan,” katanya.
Eko menambahkan bahwa, Golden Tiket tidak hanya berlaku untuk lulusan Ketua OSIS saja, namun juga bisa digunakan untuk penghafal Al Quran. Mekanismenya pun sama dengan untuk ketua OSIS, jika ada penghafal Al Quran yang mendaftar lewat Golden Tiket lebih dari 1 siswa, maka juga dilakukan perengkingan. Siapa yang paling banyak menghafal, itu yang bisa masuk melalui Golden Tiket tersebut. “Mekanisme Golden Tiket juga sama dengan Golden Tiket untuk ketua OSIS. Kalau yang daftar lebih dari 1 orang, maka ya akan dilakukan perengkingan,” pungkasnya. (end/kun)
BACA JUGA:






