Pamekasan (beritajatim.com) – Cuaca ekstrem berupa sapuan angin kencang mengakibatkan sebanyak 9 (sembilan) bangunan rumah di dua dusun berbeda di Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, rusak akibat khususunya pada bagian atas bangunan, Kamis (8/1/2026).
Peristiwa tersebut terjadi berawal dari hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Pamekasan, dan sekitarnya. Tidak terkecuali di Dusun Tlagasari dan Dusun Soloh Dhaja, Murtajih, Pademawu, Pamekasan.
“Sekitar pukul 16:30 WIB, hujan deras disertai angin kencang melanda sebagian wilayah Pamekasan, dan berlangsung sekitar 2 jam. Cuaca ekstrem ini berdampak dan merusak beberapa bangunan rumah, termasuk sejumlah pohon tumbang,” kata Plt Kalaksa BPBD Pamekasan, Akhmad Dhofir Rosidi.
Kerusakan bangunan rumah tersebut di antaranya terjadi di dua dusun berbeda di Desa Murtajih, Pademawu, Pamekasan. “Beberapa desa dilaporkan terjadi kerusakan pada rumah warga, baik katagori ringan maupun rusak sedang, termasuk pohon tumbang yang menimpa rumah warga dan menghambat akses jalan raya,” ungkapnya.
“Selain itu, terdapat pula desa yang mengalami gangguan aktivitas masyarakat akibat kondisi cuaca ekstrem. Berdasar laporan sementara terdapat 9 KK (Kepala Keluarga) dan 36 jiwa terdampak cuaca ekstrem berupa angin kencang, tepatnya di Dusun Tlagasari dan Dusun Soloh Dhaja, Murtajih, Pademawu, Pamekasan,” ungkapnya.
Dari total bangunan rumah terdampak cuaca ekstrem, terdapat 2 bangunan di antaranya di Dusun Tlagasari. “Dua bangunan rumah ini mengalami rusak ringan, yakni rumah Halimah dengan kerusakan 4 lembar asbes dan 15 galvalum, dan rumah Mr N mengalami kerusakan 4 lembar galvalum. Serta pohon tumbang berupa pohon mahoni dengan diameter sekitar 50 centimeter (cm) dan tinggi sekitar 10 meter yang mengganggu akses jalan,” jelasnya.
“Di Dusun Soloh Dhaja, ada 7 (tujuh) rumah WARGA mengalami rusak ringan akibat angin kencang, dengan kerusakan pada bagian atap rumah. Kerusakan meliputi genteng kurang lebih 30 hingga 200 buah serta asbes antara kurang lebih 7 hingga 27 lembar, dengan tingkat kerusakan yang berbeda-beda pada masing-masing rumah warga terdampak,” imbuhnya.
Selain itu, pihaknya juga menerjunkan sejumlah personil gabungan untuk melakukan penanganan bersama warga sekitar, khususnya pohon tumbang yang menganggu akses jalan. “Tim melakukan asesmen, pemotongan dan pembersihan pohon tumbang guna membuka kembali akses jalan. Di Dusun Tlagasari beberapa rumah rusak ringan dan pohon tumbang telah selesai dibersihkan pada pukul 20.53 WIB dan akses jalan kembali normal,” pungkasnya. [pin/but]






