Gresik (beritajatim.com)– Sebanyak 784 warga binaan rumah tahanan (Rutan) Kelas IIB Banjarsari Cerme Gresik nyoblos dan menggunakan hak pilihnya. Mereka difasilitasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat untuk mencoblos di tempat yang telah disediakan.
Kepala Rutan Kelas IIB Banjarsari Gresik, Disri Wulan Agus Tomo mengatakan, di pemilu serentak kali ini pihaknya menyediakan 3 TPS untuk mencoblos.
“Antusiasme warga binaan kami sangat besar. Mereka mengikuti setiap tahapan pemilu mulai dari registrasi hingga pemilihan umum,” katanya, Rabu (14/02/2023).
Lebih lanjut dia menuturkan, para petugas di Rutan Gresik juga turut serta memberikan dukungan maksimal. Untuk memastikan bahwa hak pilih setiap warga binaan dapat terlaksana dengan lancar.
“Ini pentingnya memberikan hak suara kepada semua warga binaan, meskipun mereka tengah menjalani masa pembinaan,” tuturnya.
Sebelumnya lanjut Disri, para warga binaan telah mendapatkan sosialisasi dari KPU
Kabupaten Gresik. Sehingga mereka tidak mengalami kesulitan saat melaksanakan hak pilihnya.
“Terlebih dulu ada sosialisasi bagaiman menggunakan hak pilihnya. Mulai dari surat suara pilpres, DPR RI, DPRD Provinsi, DPD, dan DPRD Kabupaten Gresik,” ungkapnya.
Ia menambahkan, adanya pelaksanaan pemilihan umum di Rutan Kelas IIB Gresik menjadi bukti bahwa semangat demokrasi tidak mengenal batas atau keterbatasan.
“Meski mereka dibalik jeruji, tetap berpartisipasi dalam menentukan masa depan bangsa,” imbuhnya. [dny/aje]






